Orang Terkaya Kedua Dunia Gelar “Pernikahan Abad Ini” di Venesia, Habiskan Lebih Rp 800 Miliar

Orang terkaya kedua di dunia sekaligus pendiri Amazon, Jeff Bezos, menggelar pernikahan mewah di kota air terkenal, Venesia, pekan ini. Acara tersebut dihadiri oleh banyak selebritas dunia dan berlangsung di sejumlah lokasi ikonik kota tersebut. Namun, pesta pernikahan ini juga memicu kemarahan sebagian warga lokal. Aktivis menuding kalangan kaya telah terlalu banyak menggunakan ruang publik dan merugikan hak-hak warga biasa.

EtIndonesia. Pada Kamis (26 Juni), Jeff Bezos dan jurnalis Amerika Lauren Sanchez memulai perayaan pernikahan mereka selama tiga hari yang sangat tertutup di Venesia, Italia.

Lebih dari 200 tamu undangan kelas dunia hadir di kota romantis ini untuk menghadiri acara yang disebut-sebut sebagai “Pernikahan Abad Ini.” Para tamu termasuk Oprah Winfrey, Bill Gates, Kim Kardashian, Ratu Yordania, hingga aktor Leonardo DiCaprio.

Putri sulung Presiden Trump, Ivanka Trump, dan suaminya Jared Kushner juga hadir secara khusus untuk memberi ucapan selamat kepada pasangan pengantin.

Menurut laporan Reuters, pesta pernikahan ini diperkirakan menelan biaya antara 46,5 juta hingga 55,6 juta dolar AS (sekitar Rp750–900 miliar), mencakup berbagai pesta mewah dan akomodasi kelas atas. Lokasi pernikahan termasuk Gereja Madonna dell’Orto, Pulau San Giorgio, dan galangan kapal bersejarah Arsenale.

Dikabarkan, pasangan ini kemungkinan sudah menikah secara hukum di Amerika Serikat, dan upacara di Venesia hanyalah seremoni simbolis tanpa kekuatan hukum.

Namun, pesta mewah ini menuai kontroversi karena dianggap terlalu memonopoli ruang publik. Para demonstran menggantung spanduk bertuliskan “Tak Ada Tempat untuk Bezos” di Lapangan San Marco sebagai bentuk protes. Meski begitu, tak sedikit warga yang menyambut acara ini karena dianggap membawa dampak ekonomi positif. Bezos pun menjanjikan akan melakukan donasi amal.

Yang menarik, seorang pria Jerman yang sangat mirip dengan Bezos juga muncul di Lapangan San Marco pada hari yang sama. Ia menarik perhatian banyak wisatawan yang berebut mengambil foto dan bahkan berswafoto bersamanya.

Cagdas Halicilar, wisatawan asal Jerman, berkata:  “Begitu saya turun dari kapal dan masuk ke dalam (area), mereka langsung bilang, ‘Jeff Bezos datang!’ Lalu langsung memanggil manajer. Mereka sama sekali tidak sadar bahwa saya bukan orang aslinya.” (Hui/asr)

Laporan dari Liu Jiajia, NTD TV, Amerika Serikat

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine