Topik mengenai ramalan bencana besar pada 5 Juli terus menjadi perbincangan hangat. Baru-baru ini, awan raksasa menyerupai gelombang tsunami muncul di Jepang dan Portugal, memicu kekhawatiran akan datangnya tsunami
EtIndonesia. Saat ini, banyak wilayah di Eropa tengah mengalami gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan suhu melonjak di atas 40°C. Di Spanyol dan Portugal, suhu bahkan mendekati 50°C. Jalan-jalan di Italia meleleh akibat panas ekstrem, dan Menara Eiffel di Paris harus ditutup sementara karena pemuaian logam yang menyebabkan struktur sedikit membengkok.
Menurut laporan BBC dan New York Post, pada 29 Juni, para pengunjung pantai di Praia de Buarcos, bagian barat Portugal, menyaksikan fenomena langka — awan raksasa yang membentang melintasi garis pantai dan menutupi sebagian besar langit, tampak seperti gelombang tsunami yang datang menerjang. Pemandangan itu mengejutkan para wisatawan, yang mengira tsunami akan segera terjadi.
Seorang pengguna platform X di luar negeri mengunggah foto dan video, yang menunjukkan awan raksasa menyerupai tsunami mendekati pantai Buarcos. Awan tersebut tidak hanya menutupi sinar matahari tetapi juga disertai hembusan angin kencang.
Pengguna bernama “Helder” menulis: “Melihat gulungan awan seperti ini di utara Portugal benar-benar gila. Rasanya seperti adegan dalam film tentang tsunami! Katanya panjangnya mencapai 150 km, dari Figueira da Foz hingga Vila do Conde — sangat dekat dengan tempat saya berada saat itu.”
It was nuts to have experienced this rolling cloud in the north of Portugal. Felt like a tsunami out of a movie! 😂
— Helder (@HelderHP) June 30, 2025
Apparently it was 150km long, stretching from Figueira da Foz all the way up to Vila do Conde, which is close to where I was. pic.twitter.com/BOnr4knsJe
Banyak warganet meninggalkan komentar seperti:
- “Sangat tidak biasa dan mengesankan.”
- “Kamu harus lari, bukan tetap di pantai.”
- “Kenapa orang-orang tidak takut? Kalau saya melihat pemandangan seperti itu, saya pasti akan kabur sekuat tenaga.”
- “Apakah tsunami akan datang?”
Sarah Keith-Lucas dari BBC Weather Channel menjelaskan bahwa ini adalah jenis awan busur (arcus cloud), yang biasanya terbentuk di sekitar badai kuat. Udara dingin dan lembab dari atas laut bertemu dengan udara hangat dan kering di daratan, menghasilkan kondensasi cepat. Perbedaan arah angin di atas dan bawah awan membentuknya menjadi gulungan mirip cerutu — fenomena yang umum terlihat di dekat pantai.
Ahli meteorologi Mário Marques menambahkan bahwa meskipun roll cloud (awan gulung) jarang terjadi di Portugal, mereka lebih sering terlihat di wilayah seperti Australia. Bagi orang yang belum pernah melihatnya, awan seperti ini bisa terlihat sangat menakutkan.
Selain itu, pada 29 Juni, media luar negeri Derun Media juga membagikan video penampakan awan tsunami di Jepang melalui platform X. Dalam unggahan itu disebutkan: “Awan tsunami muncul di Jepang, apakah ramalan 5 Juli akan menjadi kenyataan?”
日本出现海啸云,7月5号预言要成真了吗? pic.twitter.com/v7bDS5gTDz
— 德潤傳媒 (@DXDWX999) June 29, 2025
Menurut laporan SET News Taiwan, mantan Direktur Pusat Pemantauan Gempa Bumi Biro Cuaca Taiwan, Guo Kaiwen, menjelaskan bahwa tsunami disebabkan oleh gempa besar di zona subduksi lepas pantai, yang menyebabkan pergerakan air laut secara besar-besaran.
Sementara itu, awan yang menyerupai tsunami biasanya terjadi di musim panas di tepi laut, saat sinar matahari meningkatkan suhu secara ekstrem, dan bertemu dengan udara dingin dan lembab dari laut. Pertemuan ini menciptakan gust front (front angin kencang) yang menghasilkan awan bergulung seperti tsunami — tetapi sebenarnya tidak ada kaitannya dengan tsunami yang sesungguhnya.
Mangaka Jepang Ryuho Ryu yang sebelumnya telah meramalkan beberapa peristiwa besar secara akurat, pernah menulis dalam karyanya “The Future I Saw”, bahwa pada 5 Juli mendatang, Jepang akan mengalami gempa besar yang memicu tsunami besar. Dengan semakin dekatnya tanggal tersebut dan aktivitas seismik baru-baru ini di Kepulauan Tokara Jepang, kekhawatiran di kalangan masyarakat pun meningkat. (Hui/asr)
Sumber : NTDTV.com


