Meskipun pada paruh pertama tahun ini ketidakpastian ekonomi global meningkat tajam akibat tarif dan masalah geopolitik, ekonomi Vietnam tetap menunjukkan kinerja yang baik. Pertumbuhan ekonominya bahkan mencatat rekor tertinggi dalam hampir 15 tahun terakhir, dengan ekspor ke Amerika Serikat meningkat tajam.
EtIndonesia. Biro Statistik Kementerian Keuangan Vietnam pada Sabtu (5 Juli), mengumumkan bahwa pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Vietnam pada semester pertama mencapai 7,52%, mendekati target pertumbuhan tahunan sebesar 8%.
Dalam hal ekspor, Amerika Serikat tetap menjadi pasar ekspor terbesar bagi Vietnam. Dalam lima bulan pertama tahun ini, nilai ekspor mencapai 57 miliar dolar AS, terutama berupa produk tekstil.
Menurut analisis, penyesuaian rantai pasok oleh Amerika Serikat menjadikan Vietnam sebagai salah satu pihak yang paling diuntungkan. Pada Mei, 6% barang impor Amerika Serikat berasal dari Vietnam, jauh lebih tinggi dibandingkan Maret 2023 yang hanya 3%.
Pemerintahan Presiden Trump baru-baru ini mencapai kesepakatan tarif dengan Vietnam. Barang ekspor Vietnam akan dikenakan tarif sebesar 20%, jauh lebih rendah dari tarif sebelumnya yang diusulkan sebesar 46%. Namun, barang-barang trans-shipment (barang alih ekspor dari negara ketiga melalui Vietnam) akan dikenakan tarif 40%. Sebaliknya, produk Amerika Serikat akan masuk ke pasar Vietnam tanpa tarif. (Hui/asr)
Laporan oleh: Tang Li & Zhang Ruiqi – NTD Television


