Baru-baru ini, seekor kucing memperingatkan akan bahaya jatuhnya ubin dinding, sehingga sang pemilik berhasil lolos dari insiden berbahaya.
EtIndonesia. Seorang wanita di provinsi Shandong, Tiongkok sedang duduk di ruang tamu menunduk melihat ponselnya, ketika dua ekor kucing peliharaannya tiba-tiba bertingkah waspada dan melarikan diri.
Saat itu juga, wanita tersebut berdiri dan menoleh ke atas — sekejap kemudian, ubin di dinding belakang televisi runtuh dengan keras, dan sang pemilik nyaris terkena runtuhnya ubin.
Rekaman kamera pengawas menunjukkan bahwa peristiwa itu terjadi pada 12 Juli malam. Saat itu, televisi dalam keadaan tidak menyala. Salah satu kucing yang berada paling dekat dengan televisi tampaknya menyadari adanya keanehan — ia meletakkan kedua kaki depannya di atas meja TV dan berdiri tegak, menatap ke arah dinding televisi dengan penuh kewaspadaan.
Kucing lainnya yang awalnya sedang berbaring di dekat meja tamu, juga segera berdiri dan tampak mendengarkan sesuatu, dengan telinganya menegak dan badannya mundur sedikit. Tiba-tiba, kucing tersebut melompat ke belakang dan kabur, sementara kucing di dekat televisi berlari ke arah depan untuk menghindar.
Gerakan panik dari kedua kucing tersebut membuat sang pemilik secara refleks menoleh ke atas. Belum sempat memahami apa yang terjadi, ubin besar di dinding belakang televisi ambruk dan menimpa televisi secara langsung, membuat seluruh ruang tamu berantakan dengan serpihan dan puing di mana-mana.
Video lain menunjukkan bahwa sebuah ubin besar jatuh sangat dekat dengan tempat duduk sang pemilik sebelumnya, dan meja TV hancur karena tertimpa puing. Pemilik rumah menulis di media sosial:
“Kucing memang bisa merasakan hal-hal yang manusia tak sadari. Saya melihat mereka kabur, jadi saya ikut melihat ke atas dan lari — ternyata itu yang menyelamatkan nyawa saya. Kucing saya menyelamatkan hidup saya.”
Video tersebut langsung menjadi viral dan memicu banyak diskusi di internet:
- “Faktanya, hewan memang punya naluri — mereka bisa mendeteksi bahaya sebelum terjadi!”
- “Kucing dan anjing punya kepekaan luar biasa.”
- “Pendengaran kucing sangat tajam, suara retakan kecil di ubin pun bisa mereka dengar.”
- “Kucing itu bahkan tahu harus memutar arah, bisa memprediksi jangkauan reruntuhan. Hebat banget!”
- “Refleks kucing luar biasa cepat.”
- “Kucing tahu ada bahaya, langsung lari tanpa pikir panjang.”
- “Suara ubin yang mulai lepas itu tak terdengar oleh manusia, tapi kucing sudah mendeteksinya.”
- “Kucing itu bukan penangkap tikus, sepenuhnya bergantung pada manusia, mungkin datang untuk membalas budi.”
Ada juga komentar kritis mengenai kualitas bangunan:
- “Dindingnya jelas dikerjakan dengan buruk. Bahan perekat di belakang ubin tidak cocok dengan semen.”
- “Ubin ditempel langsung di atas semen tanpa metode pemasangan yang aman, tentu saja gampang runtuh.”
- “Kelihatan mewah sih pakai ubin dinding, tapi jelas berbahaya.”
- “Harusnya minta ganti rugi dari kontraktor.”
- “Proyek asal jadi, seperti tahu rapuh.”
Pemilik rumah menjelaskan bahwa dulu dia mempekerjakan seorang kenalan dari kampung untuk merenovasi rumah. Karena tidak ada korban luka, ia tidak berniat menuntut kompensasi dari tukang tersebut. (Hui/asr)
Laporan oleh jurnalis Li Enzhen | Zhu Xinrui


