EtIndonesia. Sebuah klub sepak bola di Tiongkok didenda 30.000 yuan (sekitar Rp 68 juta) karena mencoba menyalurkan roh jahat dengan menempatkan jimat kertas di ruang ganti tim lawan.
Changchun Xidu FC, yang bermain di Liga Dua Tiongkok, dinyatakan bersalah karena menempatkan “sejumlah benda takhayul feodal di ruang ganti tim tamu” sebelum pertandingan mereka pada 28 Juni, dalam upaya untuk meningkatkan peluang mereka menang.
Foto-foto yang tersebar luas di media sosial Tiongkok menunjukkan jimat kertas kuning bertuliskan pesan-pesan seperti: “Dengan dekrit, Shanxi Chongde Ronghai harus dikalahkan.”
Dikenal sebagai ‘fu’, penggunaan jimat kertas adalah praktik Tao yang diyakini menggunakan energi roh untuk membawa keberuntungan, tetapi juga dapat disalahgunakan untuk menyebabkan kerugian dan kemalangan bagi orang lain.
Setelah menganalisis bukti, Liga Sepak Bola Profesional Tiongkok (CFL) memutuskan bahwa Changchun Xidu FC menggunakan “benda takhayul feodal” untuk meningkatkan peluang menang dan mendenda klub sebesar 30.000 yuan, serta berjanji untuk “menangani segala bentuk pelanggaran peraturan dan disiplin secara tegas dan serius sesuai dengan ketentuan Kode Etik dan Disiplin.”
Changchun Xidu FC kemudian memenangkan pertandingan melawan Shanxi Chongde Ronghai dengan skor 2-0, mengukuhkan posisi kedua mereka di liga. Namun, kesuksesan tim tersebut dibayangi oleh kontroversi seputar jimat kertas dan terungkapnya fakta bahwa ini bukan pertama kalinya tim tandang menemukan jimat semacam itu di ruang ganti mereka saat melawan Changchun Xidu FC.(yn)
Sumber: odditycentral


