Kereta Terjebak Panas Tinggi di Changsha, Tiongkok  Tak Ada yang Peduli, Mobil Pengangkut Babi Disemprot Air oleh Pemadam Kebakaran

Sebuah kereta api di Changsha, Provinsi Hunan, mengalami kerusakan dan berhenti, membiarkan penumpang terjebak dalam suhu tinggi selama berjam-jam tanpa penanganan. Di saat yang sama, media milik Partai Komunis Tiongkok (PKT) justru gencar memberitakan petugas pemadam kebakaran yang menyemprot air ke mobil pengangkut babi untuk mendinginkannya, memicu komentar sinis warganet: “Nasib manusia bahkan kalah dari babi.”

EtIndonesia. Pada 17 Juli, video yang beredar di internet menunjukkan kereta di Kota Changsha berhenti karena kerusakan, dan penumpang berjuang menahan panas ekstrem. Seorang petugas kereta terdengar berbicara keras, mengatakan bahwa “situasi ini tidak ada yang bisa dikendalikan” dan meminta penumpang untuk “bersabar.”

Menurut pengunggah video, kereta tersebut adalah K1348 yang berangkat dari Shenzhen menuju Xi’an. Karena kerusakan pada kepala lokomotif, kereta terpaksa diperbaiki di tempat, menyebabkan penundaan lebih dari satu jam. 

Dalam suhu mendekati 40°C, penumpang terkurung di dalam gerbong tertutup tanpa AC, hampir mengalami heatstroke. Banyak penumpang yang menghubungi pihak berwenang untuk mengadu, namun tidak mendapat tanggapan apa pun. Seorang penumpang pria bahkan hampir memecahkan jendela karena tidak tahan lagi.

Ini adalah insiden ketiga dalam waktu dekat, setelah kejadian pada 2 Juli di Zhejiang, di mana penumpang memecahkan jendela kereta cepat untuk mendapatkan udara segar. Setelah itu, media PKT berupaya meredam kemarahan publik, dan menggencarkan narasi bahwa “memecahkan jendela itu salah”.

Beberapa netizen bahkan menguji AI buatan dalam negeri seperti “Doubao” dan bertanya apakah boleh memecahkan jendela dalam situasi seperti itu. Jawabannya: “tidak boleh”, kecuali jika ada sekretaris Partai Komunis di dalam gerbong, maka boleh “memecahkan jendela untuk menyelamatkan orang.”

Di kolom komentar video insiden di Changsha, seorang warganet menulis bahwa hari itu baru saja melihat berita di harian People’s Daily tentang petugas pemadam kebakaran menyemprot air ke mobil pengangkut babi yang kepanasan, seraya mencemooh bahwa “nyawa rakyat biasa di Tiongkok tidak hanya lebih rendah dari pejabat partai, tapi bahkan lebih rendah dari babi.”

Video yang dimaksud memperlihatkan peristiwa di jalan tol Hubei–Shaanxi (Hu-Shan), bagian Shangluo, yang mengalami kemacetan, di mana lebih dari seratus babi dalam satu truk hampir mati karena kepanasan, lalu petugas pemadam kebakaran datang dan menyemprotkan air untuk menurunkan suhu, diklaim sebagai “penyelamatan aset masyarakat.”

Faktanya, video semacam ini yang memperlihatkan petugas menyemprot air ke truk pengangkut babi kerap muncul di media PKT dalam beberapa tahun terakhir, dan diduga sebagai rekayasa pencitraan. Bahkan pada 25 Juni lalu, media resmi masih mempublikasikan video serupa, mengklaim bahwa pemadam kebakaran di Wenzhou, Zhejiang, menyemprot air selama lebih dari 40 menit untuk “menyelamatkan” lebih dari seratus ekor babi yang kepanasan. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine