EtIndonesia. Sepasang ibu dan anak di negara bagian California, AS, tersesat di hutan terpencil saat menuju lokasi berkemah karena petunjuk navigasi yang keliru. Tim pencarian dan penyelamatan akhirnya menemukan dan menyelamatkan mereka setelah menjumpai dua lembar catatan tulis tangan yang ditinggalkan di lokasi.
Kepolisian wilayah Calaveras menjelaskan bahwa pada 12 Juli mereka menerima laporan hilangnya seorang ibu berusia 49 tahun dan putranya yang berusia 9 tahun. Keduanya seharusnya tiba sehari sebelumnya di Camp Wolfeboro untuk mengikuti kegiatan Pramuka, tetapi tidak pernah terlihat di bumi perkemahan dan tidak menjawab telepon, sehingga pihak pengelola segera melaporkan mereka hilang.
Tim SAR bergerak cepat. Sekitar empat jam pencarian, mereka menemukan secarik kertas yang diperberat batu di persimpangan jalan. Pesannya berbunyi:
“Tolong! Saya dan putra saya terjebak. Tidak ada sinyal ponsel, tidak bisa menelepon 911. Kami berada di jalan sebelah kanan di depan. Mohon hubungi 911 untuk kami. Terima kasih.”
Menyusuri arah yang disebutkan, tim menemukan catatan kedua tak jauh dari sana. Setelah berjalan sekitar satu kilometer, mereka akhirnya menemukan ibu dan anak tersebut dalam keadaan selamat.
Polisi mengatakan navigasi mobil telah membawa keduanya jauh ke dalam hutan hingga kehilangan orientasi. Setelah menyadari terjebak, mereka membuat serangkaian keputusan bijak: meninggalkan catatan di tepi jalan, menyalakan lampu bahaya mobil di malam hari, dan sang anak—bermodal keterampilan Pramuka—membunyikan peluit untuk memberi tahu posisi mereka. Upaya‑upaya inilah yang memungkinkan tim penyelamat menemukan mereka tepat waktu. (Hui/asr)
Laporan disusun oleh Chen Yixin dan Yi Long untuk NTD Television


