Hujan deras yang melanda berbagai wilayah Korea Selatan selama lima hari berturut-turut telah memicu banjir besar dan tanah longsor. Menurut data dari Kementerian Administrasi dan Keamanan Korea serta Dinas Pemadam Kebakaran, hingga 20 Juli 2025 pukul 05.00 pagi , sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dan 9 orang hilang. Namun, hujan masih terus turun, dan korban jiwa diperkirakan akan terus bertambah.
EtIndonesia. Pada Sabtu (19 Juli), hujan deras kembali merenggut nyawa sedikitnya dua orang, sehingga jumlah korban tewas akibat hujan ekstrem pekan ini meningkat menjadi 14 orang, dengan 12 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Di antaranya, daerah Sancheong-gun, Provinsi Gyeongsang Selatan — yang pada Maret lalu dilanda kebakaran hutan besar — kini mengalami tanah longsor besar, menyebabkan setidaknya 6 orang tewas dan 7 orang hilang.
Data terbaru menyebutkan:
- Di Gapyeong-gun, Provinsi Gyeonggi, sekitar 70 km sebelah timur Seoul, curah hujan pagi ini (20 Juli) hampir mencapai 170 mm, menyebabkan 2 orang tewas dan 4 orang hilang.
- Yonhap News melaporkan bahwa seorang perempuan berusia 70-an tewas tertimpa rumah yang runtuh akibat longsor, dan jasad pria berusia 40-an ditemukan tenggelam di dekat sebuah jembatan.
Hingga saat ini, total korban jiwa akibat hujan selama 5 hari mencapai 14 orang, dengan Sancheong-gun sebagai wilayah paling terdampak. Sejak tanggal 16 Juli, wilayah ini mencatat curah hujan hampir 800 mm.
Kondisi di Sancheong-gun:
- Pada bulan Maret lalu, kebakaran hutan besar melanda daerah ini selama 213 jam, menewaskan 4 orang. Hingga kini, masih ada warga yang tinggal di tempat penampungan sementara.
- Dari tanggal 16–18 Juli, hujan harian mencapai 348,2 mm per hari, dan 283,8 mm pada tanggal 19. Total selama 4 hari melebihi rata-rata curah hujan tahunan wilayah itu.
- Pada 19 Juli, pemerintah daerah mengeluarkan perintah evakuasi seluruh wilayah untuk pertama kalinya dalam sejarah, menyebabkan lebih dari 33.000 orang mengungsi.
Menurut data awal dari Kementerian Administrasi dan Keamanan serta Dinas Pemadam, hingga pukul 05.00 pagi (20 Juli):
- 10 orang tewas
- 9 orang hilang
- 2 orang luka berat
- 58 orang telah berhasil diselamatkan
Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung di wilayah Sancheong dan sekitarnya, sehingga jumlah korban masih dapat berubah.
Dampak nasional:
- Hujan deras menyebabkan 12.921 warga dari 9.504 rumah tangga di 14 wilayah administratif tingkat satu terpaksa mengungsi.
- Luas lahan pertanian yang terdampak mencapai 24.247 hektar, setara dengan sekitar 34.000 lapangan sepak bola.
Menurut laporan Reuters, badan cuaca nasional Korea memperkirakan hujan deras akan mereda hari ini, namun akan segera disusul oleh gelombang panas. (Hui/asr)
Sumber : NTDTV.com


