Pendiri merek dekorasi rumah ternama di Tiongkok, Liang Jiayu (靚家居), ditemukan meninggal dunia akibat jatuh dari gedung pada 17 Juli dini hari di Guangzhou. Keesokan harinya, sebuah pengumuman kebangkrutan dan penghentian operasional perusahaan beredar di internet.
EtIndonesia. Menurut laporan media Tiongkok, Zeng Yuzhou, pendiri Liang Jiayu yang berusia 53 tahun, meninggal dunia karena jatuh dari gedung pada 17 Juli dini hari. Polisi Distrik Tianhe, Guangzhou, menyatakan bahwa penyebab kematiannya bukan karena tindak kriminal, dan menyimpulkan bahwa kejadian tersebut terjadi karena “alasan pribadi.”
Zeng Yuzhou merupakan pendiri sekaligus ketua Liang Jiayu, serta menjabat sebagai anggota CPPCC (Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok) Kota Guangzhou, anggota tetap Federasi Industri dan Perdagangan Guangzhou, serta pernah menjadi wakil ketua Asosiasi Industri Dekorasi dan Konstruksi Kota Guangzhou.
Liang Jiayu didirikan pada tahun 2001, bermarkas di Guangzhou, dan dikenal luas di kawasan Tiongkok Selatan. Perusahaan ini menyediakan lima layanan inti: renovasi lengkap, bahan bangunan, furnitur, peralatan rumah tangga, dan teknologi pintar. Pada masa kejayaannya tahun 2019, Liang Jiayu memiliki lebih dari 100 gerai langsung, tersebar di pusat-pusat perbelanjaan besar di Tiongkok Selatan.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, akibat kemerosotan ekonomi dan lesunya sektor properti serta dekorasi rumah di Tiongkok, banyak perusahaan mengalami krisis arus kas. Liang Jiayu pun tidak luput dari dampaknya.
Sehari setelah kematian Zeng, sebuah pengumuman penghentian operasi dari pihak perusahaan tersebar di kalangan industri.

Isi Pengumuman (tangkapan layar yang beredar di internet):
Pengumuman menyatakan bahwa karena perusahaan terdampak oleh lesunya industri properti dan mengalami kerugian berkepanjangan, maka saat ini aset tidak lagi dapat menutupi kewajiban utang. Perusahaan memutuskan untuk menghentikan semua operasional mulai hari ini, dan meminta semua kreditur untuk melakukan verifikasi dan konfirmasi piutang. Perusahaan juga menyatakan akan bekerja sama secara aktif dalam proses likuidasi kebangkrutan.
Saat ini, situs web resmi Liang Jiayu sudah tidak dapat diakses.
Perusahaan utama dalam grup ini—Guangzhou Liang Jiayu Decorative Materials Co., Ltd., Guangzhou Chuangcheng Decorative Materials Co., Ltd., dan banyak anak usaha terkait—diketahui terlibat dalam sejumlah sengketa hukum, termasuk kontrak renovasi, perselisihan ketenagakerjaan, dan lainnya.
Sebelumnya, merek dekorasi rumah berbasis internet lainnya yaitu “Zhufaner (住範兒)” juga dilaporkan mengalami kebangkrutan karena putusnya rantai keuangan, yang menyebabkan ratusan proyek renovasi di seluruh negeri berhenti total dan memicu gelombang besar aksi protes dan tuntutan konsumen. (Hui/asr)
Sumber ; NTDTV.com


