Departemen Pertanian AS Pecat Peneliti Asal Tiongkok, Bersihkan Pengaruh Beracun Partai Komunis Tiongkok

Atas kekhawatiran terhadap keamanan pertanian dan keamanan nasional, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) baru-baru ini memecat lebih dari 70 peneliti asing kontrak, yang sebagian besar adalah warga negara Tiongkok. Para pakar dengan tajam menunjukkan bahwa Partai Komunis Tiongkok (PKT) adalah biang keladi di balik peristiwa ini.

EtIndonesia. Kementerian Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengumumkan bahwa setelah dilakukan penyelidikan menyeluruh, lebih dari 70 peneliti asing kontrak dan peneliti tamu telah diberhentikan. Mereka berasal dari Tiongkok, Rusia, Korea Utara, dan Iran. Namun, menurut informasi dari orang dalam, sebagian besar dari mereka yang diberhentikan adalah warga negara Tiongkok yang menandatangani kontrak dua tahun dengan Biro Penelitian Pertanian.

Pemecatan ini merupakan bagian dari rencana keamanan pertanian yang lebih luas yang digagas oleh Presiden Trump. Selain mengakhiri perjanjian penelitian, USDA juga melarang warga dari keempat negara tersebut—Tiongkok, Rusia, Iran, dan Korea Utara—untuk membeli lahan pertanian di Amerika Serikat.

Menteri Pertanian AS, Brooke Rollins, mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Dalam unggahannya ia juga menyertakan gambar animasi (GIF) Presiden Trump dengan tulisan “You’re Fired” (Kau Dipecat), yang bernada sarkastik.

“Selama puluhan tahun, musuh-musuh asing telah memanfaatkan keterbukaan masyarakat kita untuk merekrut mata-mata dan agen guna mencuri kekayaan intelektual dan teknologi kita. Baru-baru ini, mereka bahkan menyelundupkan bahan biologis berbahaya, yang mengancam sistem pangan dan rantai pasokan kita,” katanya. 

Para analis menilai bahwa keputusan pemerintah AS kali ini sangat luar biasa dan patut mendapat perhatian khusus.

Komentator Heng He dari Heng He Review mengatakan: “Karena ini dilakukan tanpa tuduhan spesifik. Mereka tidak menuduh bahwa Anda terkait dengan ‘Thousand Talents Plan’ (Program Seribu Bakat), atau bahwa Anda mencuri rahasia tertentu. Tidak ada tuduhan apa pun, hanya kekhawatiran terhadap keamanan pertanian, dan semua kontrak langsung diakhiri sekaligus.”

Ia menambahkan: “Ini juga bukan sekadar menyangkut bidang tertentu atau masalah pekerjaan bagi peneliti asal Tiongkok. Ini bahkan menyangkut seluruh pelajar asal Tiongkok. Bagi mereka yang sedang belajar di AS, ke depan harus mempertimbangkan pilihan jurusan mereka—bidang mana yang kemungkinan besar tidak akan memberi mereka peluang kerja, atau akan sangat sulit mendapatkannya.”

Para pakar menegaskan bahwa PKT-lah yang membuat para peneliti berlatar belakang Tiongkok ikut terkena imbas.

Heng He menambahkan: “Karena hanya PKT yang tanpa rasa malu memanfaatkan warga Tionghoa di Amerika Serikat atau negara lain untuk mencuri teknologi bagi mereka. Hanya PKT yang menggunakan kekuatan negara untuk secara sistematis dan menyeluruh mengumpulkan intelijen ekonomi dan kekayaan intelektual. Ini membuat Amerika tidak bisa bertahan. Jadi, pada akhirnya, biang keladinya adalah PKT.” (Hui/asr)

Laporan gabungan oleh Yi Jing, reporter NTD

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine