EtIndonesia. Kelinci dikenal sebagai hewan paling penakut. Rasa takut seperti batu yang selalu menekan dada mereka.
Suatu hari, sekelompok kelinci berkumpul dan saling mengeluh tentang nasib mereka. Mereka merasa hidup mereka tak berarti: takut pada segalanya, tak punya cakar, tak punya sayap, telinga panjang membuat mereka tak bisa tidur nyenyak, dan mata merah yang terus memperlihatkan kegelisahan.
Akhirnya, mereka semua sepakat: “Daripada hidup ketakutan terus, lebih baik kami mati saja!”
Mereka pun beramai-ramai menuju tebing, hendak lompat ke sungai.
Namun, saat sampai di pinggir danau, mereka mendengar suara “plung! plong!”—beberapa katak yang duduk santai langsung melompat ke air karena ketakutan melihat para kelinci.
Tiba-tiba, seekor kelinci berseru: “Tunggu! Kita tidak perlu bunuh diri! Ternyata masih ada makhluk yang lebih penakut dari kita!”
Mendengar itu, semua kelinci tersenyum, semangat mereka kembali bangkit, dan mereka pun pulang dengan hati gembira.
Hikmah dari Cerita Kelinci:
Jangan pernah hanya melihat penderitaan kita sendiri lalu menyalahkan nasib. Di dunia ini, masih banyak orang yang keadaannya jauh lebih sulit, tapi mereka tetap tegar menjalani hidup.
Kalau mereka saja bisa bertahan, kenapa kita tidak? (jhn/yn)


