Zelenskyy Umumkan Putaran Baru Perundingan Damai dengan Rusia

EtIndonesia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Selasa (22/7) memperbarui tawarannya untuk bertemu dengan Vladimir Putin dari Rusia dan merundingkan akhir perang di Ukraina, tetapi harapan akan kemajuan rendah karena para delegasi bersiap untuk mengadakan putaran perundingan berikutnya.

Sementara itu, pasukan Rusia menggempur empat kota Ukraina dalam serangan malam hari yang menurut para pejabat menewaskan seorang anak.

Putin telah menolak tawaran Zelenskyy sebelumnya untuk pertemuan tatap muka guna mengakhiri konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II. Namun, pemimpin Ukraina tersebut menegaskan bahwa delegasi tingkat rendah seperti yang diharapkan hadir dalam perundingan di Istanbul pada hari Rabu tidak memiliki kekuatan politik untuk menghentikan pertempuran. Kedua belah pihak masih berselisih pendapat tentang cara mengakhiri perang yang dimulai oleh invasi skala penuh Rusia pada 24 Februari 2022.

“Ukraina tidak pernah menginginkan perang ini, dan Rusia-lah yang harus mengakhiri perang yang dimulainya sendiri,” kata Zelenskyy dalam sebuah unggahan Telegram.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan pada hari Selasa bahwa “banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan sebelum mengadakan diskusi terperinci mengenai kemungkinan pertemuan tingkat tinggi,” yang secara efektif memupuskan harapan akan adanya pertemuan puncak dalam waktu dekat. Dia tidak menyebutkan tanggal perundingan di Istanbul.

Para pejabat Ukraina dan Barat menuduh Kremlin mengulur-ulur perundingan agar pasukannya yang lebih besar dapat merebut lebih banyak wilayah Ukraina. Rusia saat ini menguasai sekitar 20% wilayah Ukraina.

Pengumuman Zelenskyy pada Senin malam bahwa perundingan akan berlangsung hanya menghasilkan sedikit harapan akan kemajuan. Hal ini terjadi terlepas dari upaya pemerintahan Trump untuk mendorong upaya perdamaian, yang berjalan lambat karena Putin enggan mengalah dari tuntutannya.

Peskov mengatakan bahwa “kita tidak punya alasan untuk mengharapkan terobosan ajaib, hal itu hampir tidak mungkin dalam situasi saat ini.”

Dua putaran sebelumnya diadakan di Istanbul, dan laporan media Rusia mengatakan bahwa kota di Turki tersebut kemungkinan juga akan menjadi tuan rumah pertemuan kali ini. Perundingan pada bulan Mei dan Juni menghasilkan serangkaian pertukaran tawanan perang dan jenazah tentara yang gugur, tetapi tidak menghasilkan kesepakatan lain.

Sementara itu, Rusia sedang gencar menerobos titik-titik timur dan timur laut di garis depan sepanjang 1.000 kilometer (620 mil). Rusia juga menembakkan lebih dari 700 drone setiap malam ke kota-kota Ukraina.

Zelenskyy mengatakan bahwa pada perundingan Istanbul berikutnya, Ukraina ingin mengamankan pembebasan lebih banyak tahanan dari Rusia dan pengembalian anak-anak yang menurut Ukraina telah diculik.

Delegasi Ukraina akan dipimpin oleh mantan Menteri Pertahanan, Rustem Umerov, yang kini menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina. Delegasi tersebut akan mencakup perwakilan intelijen Ukraina, Kementerian Luar Negeri, dan kantor kepresidenan, kata Zelenskyy.

Peskov mengatakan bahwa “masalah penyelesaian Ukraina begitu kompleks sehingga bahkan mencapai kesepakatan tentang pertukaran tahanan atau pengembalian jenazah saja sudah merupakan sebuah keberhasilan.”

Pasukan Rusia menyerang empat kota Ukraina di tiga wilayah dalam serangan semalam, menewaskan seorang anak dan melukai setidaknya 41 orang lainnya, kata para pejabat. Sejak senja Senin malam, Rusia menyerang wilayah Ukraina, Sumy di timur laut, Odessa di selatan, dan Kramatorsk di timur.

Di Kramatorsk, sebuah bom luncur menghantam sebuah gedung apartemen dan memicu kebakaran, menurut kepala administrasi militer kota, Oleksandr Honcharenko. Seorang anak laki-laki kelahiran 2015 tewas, kata pejabat setempat, tanpa menyebutkan usia pastinya. Lima orang lainnya dilaporkan terluka.

Wilayah Sumy mengalami beberapa gelombang serangan, lapor administrasi militer regional. Sebuah pesawat nirawak menghantam sebuah pom bensin di kota Putyvl, melukai empat orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, katanya. Serangan pesawat nirawak kedua menghantam lokasi yang sama kurang dari dua jam kemudian, melukai tujuh orang lainnya.

Setelah gelap, dua bom luncur Rusia yang kuat dijatuhkan di Kota Sumy, melukai 13 orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia 6 tahun. Menurut otoritas regional, lima gedung apartemen, dua rumah pribadi, dan sebuah pusat perbelanjaan rusak dalam serangan tersebut. Ledakan tersebut menghancurkan jendela dan balkon di gedung-gedung perumahan, kata Pelaksana Tugas Wali Kota Artem Kobzar.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Selasa bahwa pertahanan udara menembak jatuh 35 pesawat nirawak jarak jauh Ukraina di beberapa wilayah dalam semalam, termasuk tiga di atas wilayah Moskow.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine