EtIndonesia. Super bakteri adalah jenis bakteri yang kebal terhadap berbagai jenis antibiotik. Karena sulit diobati, infeksi yang disebabkan olehnya bisa menjadi sangat parah bahkan mematikan. Ini adalah salah satu bentuk paling serius dari resistensi antimikroba (AMR). Ketika obat tidak lagi efektif, pasien sering kali harus dirawat lebih lama di rumah sakit atau menjalani pengobatan yang jauh lebih mahal.
Penelitian terbaru dari Center for Global Development—sebuah lembaga yang didanai oleh pemerintah Inggris—menunjukkan bahwa ancaman super bakteri yang terus meningkat dapat menyebabkan kerugian ekonomi besar pada tahun 2050. Kerugian GDP tahunan diperkirakan akan mencapai:
- Tiongkok: 722 miliar dolar AS
- Amerika Serikat: 295,7 miliar dolar AS
- Uni Eropa: 187 miliar dolar AS
- Jepang: 65,7 miliar dolar AS
- Inggris: 58,6 miliar dolar AS
Menurut data dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), jumlah kematian akibat resistensi antimikroba (AMR) diperkirakan akan meningkat sebesar 60% pada tahun 2050. Saat itu:
- Amerika Serikat akan kehilangan 1,34 juta jiwa setiap tahun
- Inggris akan kehilangan 184 ribu jiwa setiap tahun
Selain korban jiwa, infeksi akibat bakteri kebal antibiotik juga akan meningkatkan jumlah pasien rawat inap dan biaya layanan kesehatan. Studi memperkirakan bahwa pengeluaran medis tambahan akibat infeksi ini secara global bisa mencapai 176 miliar dolar AS per tahun.
- Di Inggris, biaya medis tahunan akan meningkat dari 900 juta dolar menjadi 3,7 miliar dolar
- Di Amerika Serikat, dari 15,5 miliar dolar melonjak menjadi 57 miliar dolar
Infeksi resisten ini juga diperkirakan akan menyebabkan kekurangan tenaga kerja. Pada tahun 2050, jumlah angkatan kerja diprediksi akan menurun:
- Inggris: 0,8%
- Uni Eropa: 0,6%
- Amerika Serikat: 0,4%
Namun, studi tersebut juga menekankan bahwa jika negara-negara mulai berinvestasi sekarang dalam melawan bakteri resisten—termasuk mengembangkan antibiotik baru dan meningkatkan kualitas pengobatan—maka pada tahun 2050:
- Amerika Serikat dapat menambah 156,2 miliar dolar AS pada ekonominya per tahun
- Inggris dapat menambah 12 miliar dolar AS per tahun
Sejumlah pakar juga memperingatkan bahwa jika program bantuan internasional dipotong, krisis resistensi antimikroba global bisa memburuk dengan sangat cepat. (Hui/asr)
Laporan oleh Liu Jiajia dari NTD News, Amerika Serikat.


