Pada 26 Juli, terjadi hujan deras dan banjir bandang di distrik Miyun, Beijing. Air sungai meluap dan bendungan membuka pintu air. Arus deras banjir bandang menerjang ke dalam desa-desa, menghancurkan jembatan dan jalan. Rumah-rumah warga kebanjiran, memaksa mereka melompat keluar jendela tengah malam untuk menyelamatkan diri.
EtIndonesia. Laporan Badan Meteorologi Beijing menyebutkan, dari 26 Juli sore hingga 27 Juli dini hari, wilayah barat laut distrik Miyun diguyur hujan deras. Dalam waktu setengah hari, curah hujan maksimum melampaui 300 mm, mencapai tingkat badai ekstrem.
Pada 26 Juli malam, distrik Miyun segera mengeluarkan peringatan merah untuk hujan deras. Hujan tersebut menyebabkan banjir bandang dan longsor. Beberapa jalan di kota Shicheng, kota Fengjiayu, dan kota Bulaotun di distrik Miyun rusak parah diterjang banjir. Jembatan-jembatan putus dan sinyal jaringan di beberapa desa terputus.
7月27日,北京密云區的潮河漲大洪水。 pic.twitter.com/AvWKxPkRpN
— ying tang (@yingtan04410735) July 27, 2025
Sebuah video menunjukkan bahwa di desa Banchengzi, kota Bulaotun, air banjir sangat deras, hingga pohon-pohon di jalan utama kota tumbang. Terdapat pula risiko longsor susulan dari lereng-lereng gunung di sekitarnya.
7月26日,北京山區爆發山洪。 pic.twitter.com/T0GFKHDeU5
— ying tang (@yingtan04410735) July 27, 2025
Seorang netizen Beijing bernama “Yili” mengunggah video pada 27 Juli dan menyampaikan pesan :
“Desa Zhangjiafen di kota Shicheng, Miyun, mengalami banjir besar yang belum pernah terjadi dalam seratus tahun. Desa terendam, jembatan dan jalan rusak diterjang banjir. Semalam kami tidak tidur sama sekali, sempat dua kali melompat dan memanjat keluar lewat jendela. Terima kasih kepada tim penyelamat yang datang tepat waktu, akhirnya bisa lari menyelamatkan diri pagi ini,” ujarnya.
7月26日晚,北京密雲山區爆發山洪。 pic.twitter.com/OH7rauRGry
— ying tang (@yingtan04410735) July 27, 2025
Dalam video tersebut terlihat rumah warga kebanjiran, seluruh anggota keluarga sedang membersihkan air dan lumpur. Di depan rumah ditumpuk banyak karung pasir untuk menghalau air. Arus banjir mengalir deras tepat di depan pintu rumah.
Netizen Beijing lainnya, “Miyun Guoge,” juga mengunggah video pada 27 Juli yang menunjukkan bahwa permukaan air di Bendungan Miyun naik drastis, dan arus air menghancurkan jembatan.
7月26日晚,北京密云石城镇张家坟遭遇了百年未有的洪灾,村庄被淹,桥梁、路面有被冲毁。 pic.twitter.com/Hrr5GBUvIq
— ying tang (@yingtan04410735) July 27, 2025
“Habis sudah, jembatannya runtuh, tidak bisa pulang ke rumah.”
Dalam rekaman video terlihat beberapa tim penyelamat dan kendaraan terjebak di jalan akibat jalanan ditutup dan tidak bisa maju.
Pada hari yang sama, akun video radio Beijing “Beijing Time” melaporkan bahwa Bendungan Qinglongxia di perbatasan antara Miyun dan Huairou mulai membuka pintu air. Arus air sangat deras, beberapa jalan sudah terendam dan banyak jalur ditutup.
7月27日,北京密雲水庫水位暴漲,洪水沖垮橋樑。 pic.twitter.com/hm3uUtHNgF
— ying tang (@yingtan04410735) July 27, 2025
Seorang reporter di lokasi mengatakan bahwa Desa Dadi di dekat situ mengalami kerusakan yang sangat parah.
Banyak netizen Beijing mempertanyakan tindakan pembukaan pintu air bendungan yang menyebabkan warga di hilir terdampak:
“Kalau saja permukaan air bendungan rendah, hujan deras masih bisa ditampung. Tapi begitu pintu dibuka, siapa yang kena banjir?”
7月26日,北京懷柔爆發山洪,嚇人。 pic.twitter.com/jv7wAAyA3f
— ying tang (@yingtan04410735) July 27, 2025
Tak hanya di distrik Miyun, banjir juga terjadi di distrik Huairou, Beijing. Seorang warga mengunggah video yang menunjukkan arus deras banjir bandang membawa batu besar masuk ke saluran pembuangan di depan rumah. Pemandangan sangat mengerikan.
Menurut prakiraan cuaca, pada 27 Juli, Miyun, Beijing masih akan diguyur hujan, bahkan beberapa wilayah diprediksi mengalami hujan lebat.
Banjir bandang di berbagai wilayah Beijing ini menarik perhatian luas. Pada akhir Juli 2023, distrik Fangshan dan Mentougou di Beijing pernah mengalami banjir bandang serius yang menyebabkan banyak korban jiwa dan kerugian harta benda yang besar.
Seorang netizen Beijing mengungkapkan bahwa banjir akibat hujan deras beberapa hari terakhir ini juga sangat parah:
“Tahun lalu atau dua tahun lalu yang kena di barat, yaitu Mentougou! Tahun ini malah di utara, Huairou dan Miyun!” (Hui/asr)
oleh Luo Tingting / Wen Hui


