Bendungan di Beijing Meluap, Banyak Wilayah Terendam Banjir Parah, Air-Listrik-Internet Terputus 

EtIndonesia. Bendungan Miyun di Beijing  pada Minggu, (27/7/2025),  meluapkan airnya, menyebabkan wilayah hilir seperti Miyun, Huairou, Shunyi, dan Tongzhou terendam. Di Huairou, banyak jalan dan jembatan hancur, air-listrik-internet terputus total, dan komunikasi dengan dunia luar terputus.

Bendungan Miyun Meluap, Wilayah Hilir Terendam

Beberapa hari terakhir, Beijing mengalami hujan deras. Debit maksimum masuk ke Bendungan Miyun mencapai 6.550 meter kubik per detik, melebihi rekor sebelumnya. Bendungan mulai meluap sejak pukul 15:00 pada 27 Juli dan debit air terus meningkat, menyebabkan ketinggian air di sungai Chaohe, Baihe, dan Chaobai naik drastis, hingga membanjiri banyak daerah.

Menurut media pemerintah Tiongkok, Wakil Direktur Pusat Pengurangan Bencana Kementerian Sumber Daya Air, Wu Zebin, menyatakan bahwa debit pelepasan air meningkat dari 200 m³/detik pukul 15:00 menjadi 500 m³/detik pukul 18:00 pada 27 Juli.

Video menunjukkan bahwa banjir dari Bendungan Miyun menenggelamkan jalan Jianwan dan mobil-mobil harus menyeberangi genangan dalam.

Seorang netizen Beijing bernama “Xian Guang Lao Lantou” mengatakan dalam video: “Mereka bilang mulai buang air pukul 3:30, ini baru jam 4:00 dan Sungai Chaobai sudah naik 2 meter. Begitu cepat! Ini pertama kali tahun ini air naik sekencang ini!”

Banjir Besar di Huairou, Warga Panik Mengungsi

Luapan bendungan menyebabkan kerusakan parah di Distrik Huairou, banyak desa terendam, jaringan listrik dan komunikasi mati total.

Seorang warga merekam video di Jalan Yanliu di Huairou dan berkata: “Jalan ini sudah tak bisa dilewati, air sudah naik.”

Beberapa ruas jalan nasional rusak parah dan ditutup total, termasuk:

  • Jalan Nasional 111 (Jalur Jingmo) dari Hekou ke Tanghekou,
  • Jalan Nasional 234 (Jalur Xingyang) di wilayah Huairou,
  • Jalan Fanqi dari perbatasan sungai ke Sancha.

15 objek wisata di Huairou ditutup darurat, termasuk Mutianyu, Qinglong Gorge, Danau Yanqi, dan Tembok Besar Shuicheng Huanghuacheng.

Video menunjukkan air Sungai Laba di Huairou naik drastis, membanjiri ladang dan jalan.

Netizen “Sylvia” merekam momen banjir dari Bendungan Miyun memasuki Kota Liulimiao di Huairou dan berkata:  “Air sudah datang, mobil di atas jalan hampir tenggelam, sangat menakutkan… suaranya juga mengerikan. Saya tidak merekam lagi, saya harus pergi.”

Dalam video, air banjir berwarna keruh menghantam desa gunung, jalan berubah jadi sungai deras, sebuah mobil hitam terendam dan tak bisa bergerak. Warga dengan payung menyaksikan dengan cemas.

Warga Huairou diminta evakuasi darurat. Netizen “Agnes” merekam video saat mengemudi keluar Huairou dan menyaksikan longsor, dengan batu besar menghantam mobil pribadi.

Dia berkata sinyal seluler hilang total, hanya bisa mengikuti mobil di depannya. “Kami tidak tahu ke mana kami menuju, tidak ada rambu, tidak ada sinyal.”

Beberapa netizen menulis di kolom komentar:

  • “Dari Bashang ke Pinggu, jam 12 malam sampai pos pemeriksaan Beijing. Longsor di depan, tak bisa kembali, tiang listrik tumbang. Kami tunggu sampai pagi dan akhirnya semua nekat balik arah.”
  • “Dua jembatan ambruk, jalan tol ditutup dua arah. Tak ada komunikasi, listrik, atau sinyal dalam radius puluhan kilometer. Pengalaman paling dekat dengan kematian.”

Netizen lain berkata: “Saya sampai Tanghekou jam 2 siang, lalu disuruh balik karena jalan ditutup. Saya harus memutar lewat Fengning dan kembali lewat Zhangjiakou, perjalanan 10 jam.”

Ada juga yang mengingatkan: “Jangan mengemudi di sepanjang sungai. Kalau air dari hulu tiba-tiba dilepas… tekan gas sekuat apapun juga percuma… Saya tinggal di Mentougou.”

Ada video dari warga yang menyatakan Huairou benar-benar lumpuh — jalan, listrik, internet, air semua terputus. Saat evakuasi harus memutar lewat Luancheng, Hebei, dengan genangan setinggi setengah meter di jalan dan hanya sedikit kendaraan yang bisa melintas.

Banyak yang melaporkan kehilangan kontak dengan keluarga:

  • “Orang tua saya di resor Dashiyao, tidak bisa dihubungi.”
  • “Keluarga saya juga hilang kontak di Tangkou Town, saya sangat khawatir.”
  • “Di Laba Goumen belum bisa dihubungi, mungkin sinyal belum pulih.”

Miyun Terendam Total

Selain Huairou, Distrik Miyun juga terkena dampak besar. Video menunjukkan seluruh wilayah seperti lautan, banyak kendaraan hanyut.

Jalan Liuxin di Butao Tun di Miyun juga terputus akibat banjir.

Netizen “Zhaxi Shijie” mengunggah video pada pagi 28 Juli: “Banjir besar di Miyun! Bawah apartemen sudah terendam, mobil-mobil menumpuk terseret banjir.”

Netizen “Miyun Xiaonong” mengatakan: “Rumah Sakit Taishitun di Miyun juga terendam.”

Video memperlihatkan banyak mobil terendam hingga hanya bagian atap yang terlihat, dan lantai pertama bangunan telah kebanjiran. (Hui/asr)

oleh Luo Tingting/Wen Hui – NTD

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine