Peringatan tsunami telah dikeluarkan untuk Alaska, Hawaii, dan sejumlah pulau di Pasifik, sementara pantai barat AS berada dalam status siaga tsunami.
EtIndonesia. Sebuah gempa bumi besar berkekuatan 8,7 magnitudo mengguncang lepas pantai timur Rusia pada Rabu (29/7/2025) pagi pukul 08:25 waktu setempat, memicu tsunami setinggi hingga 4 meter.
Saat ini, peringatan tsunami telah dikeluarkan di berbagai wilayah Pasifik, dan perintah evakuasi telah diberlakukan di beberapa daerah di Jepang dan Hawaii.
Menurut USGS (Survei Geologi Amerika Serikat), pusat gempa berada di sisi timur Semenanjung Kamchatka, Rusia Timur Jauh, dengan kedalaman sekitar 19,3 km (sekitar 12 mil).
Awalnya, kekuatan gempa tercatat sebagai 8,0, namun kemudian diperbarui menjadi 8,7. USGS menyatakan bahwa ini adalah gempa bumi terkuat kedelapan yang pernah tercatat dalam sejarah.
Badan Meteorologi Jepang melaporkan bahwa gempa terjadi pukul 08:25 waktu setempat, sekitar 160 mil dari Hokkaido.
Menurut laporan media Rusia, gempa tersebut menyebabkan kerusakan bangunan di beberapa lokasi di Semenanjung Kamchatka, termasuk sebuah taman kanak-kanak di kota Petropavlovsk-Kamchatsky.
Kantor berita TASS mengutip Menteri Kesehatan Daerah Oleg Melnikov yang mengatakan bahwa beberapa orang mengalami luka-luka saat mencoba menyelamatkan diri, termasuk seorang wanita yang terluka di terminal bandara dan seorang warga yang melompat keluar jendela untuk melarikan diri. Semua korban luka saat ini dilaporkan dalam kondisi stabil dan tidak ada laporan luka berat.
Kementerian Situasi Darurat Rusia menyatakan bahwa di beberapa garis pantai teramati gelombang tsunami setinggi 3 hingga 4 meter . Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk menjauhi wilayah pesisir. Di kota kecil Severo-Kurilsk di bagian selatan Semenanjung Kamchatka, juga telah dikeluarkan perintah evakuasi karena ancaman tsunami.
Badan Meteorologi Jepang meningkatkan peringatan tsunami. Lembaga memprediksi gelombang setinggi hingga 3 meter akan mulai tiba di beberapa daerah pesisir.
Menurut NHK (Japan Broadcasting Corporation), perintah evakuasi telah dikeluarkan di beberapa wilayah, dan warga di Hokkaido dan wilayah lain telah mengungsi ke daerah tinggi di dekat pantai. Hawaii juga memerintahkan evakuasi di beberapa wilayah pesisir. Badan Manajemen Darurat Honolulu menyerukan melalui media sosial X agar masyarakat segera mencari tempat aman.
Gempa kuat ini juga memicu berbagai peringatan tsunami di Amerika Serikat.
Menurut Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC):
- Hawaii dan beberapa wilayah di Alaska telah berada dalam status Peringatan Tsunami (Tsunami Warning).
- Seluruh wilayah pantai barat AS dan provinsi British Columbia di Kanada masuk dalam status Pemantauan Tsunami (Tsunami Watch).
- Kepulauan Aleutian di Alaska berada dalam Peringatan Dini Tsunami (Tsunami Advisory).
PTWC mengingatkan bahwa gempa bumi dengan skala sebesar ini dapat memicu gelombang besar yang merusak di wilayah jauh dari pusat gempa.
Pusat tersebut juga menyebutkan bahwa gelombang di wilayah barat laut Hawaii dan beberapa bagian pesisir Rusia bisa melebihi sekitar 2,7 meter, sementara gelombang sekitar 1 hingga 3 meter mungkin akan melanda pantai di Hawaii, Jepang, dan Guam.
Gelombang tsunami diperkirakan akan tiba secara bertahap di berbagai wilayah, dan masyarakat diminta untuk segera melakukan persiapan menghadapi bencana.
Perkiraan waktu kedatangan tsunami:
- Kepulauan Hawaii: pukul 19:17 waktu Hawaii (01:17 waktu ET, 30 Juli)
- Pantai barat AS:
- Negara bagian Washington dan Oregon: pukul 23:40 malam
- San Francisco: 00:40
- Los Angeles: 01:05
(Semua waktu dalam zona waktu Pasifik)
- Negara bagian Washington dan Oregon: pukul 23:40 malam
- Pulau Shemya dan Adak di Alaska: masing-masing pukul 16:46 dan 17:46 waktu musim panas Alaska
Pemerintah Jepang telah membentuk satuan tugas darurat untuk pengumpulan informasi dan penanganan bencana. Menurut Shinichi Sakai, seorang ahli seismologi dari Universitas Tokyo kepada NHK, gempa dangkal, bahkan yang terjadi di jarak jauh, tetap bisa menimbulkan ancaman tsunami signifikan terhadap Jepang.
Kedutaan Besar AS di Tokyo juga mengeluarkan peringatan melalui platform X, menyatakan:
“Pantai Pasifik Hokkaido, wilayah Tohoku, Kanto, Kepulauan Izu dan Ogasawara, wilayah Tokai, dan Prefektur Wakayama saat ini berada dalam status peringatan tsunami. Gelombang tsunami bisa tiba kapan saja, mohon segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.”
Gempa 8,7 ini menyamai kekuatan gempa terkuat kedelapan dalam sejarah.
Menurut CBS, pada 4 November 1952, pernah terjadi gempa berkekuatan 9,0 di Semenanjung Kamchatka. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, gempa tersebut menyebabkan gelombang setinggi 9,1 meter di Hawaii. (asr)


