Simbol-simbol Misterius yang Diyakini Sebagai ‘Peringatan Kuno dari Leluhur’ Muncul di Pantai Hawaii Sebelum Gempa Rusia

EtIndonesia. Beberapa hari sebelum gempa bumi Rusia, tanda-tanda dan simbol-simbol yang tidak menyenangkan dari lebih dari 1.000 tahun yang lalu muncul di sebuah pantai di Hawaii.

Tanda-tanda tersebut tidak terlihat selama satu dekade, dan penduduk asli Hawaii mengatakan kemunculan kembali mereka dari laut merupakan pertanda akan datangnya bencana.

Menurut mereka, rangkaian 26 petroglif, yang berasal dari antara tahun 1000 dan 1400 M, merupakan sebuah peringatan kuno. Simbol-simbol tersebut mulai terlihat sekitar tanggal 23 Juli ketika air pasang di sepanjang garis pantai Teluk Pōkaʻī surut.

Tanda-tanda tersebut menunjukkan figur-figur batang mirip manusia, yang diyakini sebagai penggambaran sederhana dari peristiwa yang terjadi ribuan tahun yang lalu. Namun, penduduk asli Hawaii mengatakan bahwa itu adalah peringatan dari leluhur mereka tentang bencana yang disebabkan oleh perubahan iklim.
Mail Online mengutip praktisi budaya penduduk asli Hawaii, Glen Kila, yang mengatakan: “Ini memberi tahu masyarakat bahwa permukaan laut sedang naik.”

26 ukiran yang dibuat di permukaan batu tersebut muncul di Pulau Oahu. Ini adalah pertama kalinya sejak 2016 semuanya terlihat sepenuhnya. Tanda-tanda peringatan kuno muncul tujuh hari sebelum gempa bumi dahsyat melanda Rusia. Gempa bumi dahsyat ini juga memicu peringatan tsunami untuk Hawaii.

Air laut menyapu pasir dan lumut dari ukiran batu di Hawaii

Simbol-simbol ini biasanya tertutup pasir dan lumut. Namun setiap tahun antara Mei dan November, air laut membersihkan bebatuan, memperlihatkan beberapa simbol kuno. Delapan belas di antaranya berupa figur batang sederhana yang menampilkan bentuk-bentuk seperti manusia. Delapan di antaranya konon menunjukkan alat kelamin laki-laki. Seluruh koleksi membentang sekitar 115 kaki.

Wisatawan dapat melihat simbol-simbol tersebut dengan jelas saat air surut. Para ilmuwan masih belum yakin tentang arti simbol-simbol ini. Simbol-simbol ini dapat dikaitkan dengan peristiwa sejarah dan spiritual tertentu. Tanggal pembuatannya juga belum sepenuhnya diketahui.

Kila mengatakan petroglif tersebut kemungkinan besar dibuat oleh pemukiman Polinesia awal di Waianae lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Namun, Laura Gilda, seorang arkeolog, memperkirakan usianya baru 600 tahun.

Simbol kuno di pantai Hawaii, sebuah tanda peringatan?

Kila menduga figur-figur tersebut menceritakan kisah keagamaan atau seremonial. Ia menguraikan figur petroglif terbesar yang menggambarkan satu tangan dengan jari-jari terangkat dan tangan lainnya mengarah ke bawah, berdasarkan ajaran penduduk asli Hawaii.

Dia mengatakan kepada Associated Press bahwa simbol ini menggambarkan terbit dan terbenamnya matahari. Ini bisa jadi “interpretasi Maui, dewa setengah dewa, Maui,” kata Kila kepada AP pada tahun 2017.

Sementara itu, orang-orang tak dapat menyangkal bahwa kemunculan kembali figur-figur ini berkaitan dengan gempa bumi yang melanda Semenanjung Kamchatka pada hari Rabu (30 Juli). Gempa tersebut mengguncang Samudra Pasifik dan mengirimkan gelombang tsunami ke Jepang, Hawaii, dan pesisir Rusia. Sementara itu, penduduk asli Hawaii percaya bahwa ini bisa menjadi tanda peringatan bahwa akan ada lebih banyak bencana alam yang akan datang.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine