Mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol Menolak Interogasi dengan Berbaring Mengenakan Celana Dalam

EtIndonesia. Mantan presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, berbaring di lantai sel penjaranya hanya dengan mengenakan celana dalam untuk melawan upaya interogasi, kata jaksa penuntut pada hari Jumat (1/8).

Jaksa penuntut memperoleh surat perintah penangkapan baru pada hari Kamis untuk membawa paksa mantan pemimpin tersebut guna diinterogasi atas tuduhan manipulasi pemilu.

Namun, mereka “tidak dapat melakukannya karena penolakannya yang keras”, kata jaksa Oh Jeong-hee kepada para wartawan.

“Tersangka menolak penangkapan sambil berbaring di lantai tanpa mengenakan pakaian tahanan,” katanya.

“Karena kekhawatiran akan insiden keamanan, penggunaan kekerasan fisik dihentikan, dan pelaksanaan surat perintah tersebut ditangguhkan sementara.”

Yoon mengenakan “atasan tanpa lengan dan celana dalam tahanan,” kata jaksa penuntut, menyebutnya “cara yang paling tepat” untuk menggambarkan pakaiannya mengingat “situasi yang serius”.

Jaksa penuntut memberi tahu Yoon bahwa mereka harus menggunakan kekerasan fisik jika diperlukan dalam upaya selanjutnya.

Yoon ditangkap setelah dia mencoba memberlakukan darurat militer pada 3 Desember, dengan mengirimkan pasukan ke parlemen untuk mencegah anggota parlemen menolak deklarasinya dan menjerumuskan negara ke dalam kekacauan politik.

Dia menghadapi serangkaian tuduhan, mulai dari pemberontakan hingga manipulasi pemilu, tetapi telah berulang kali menolak untuk hadir dalam panggilannya.

Tim hukum Yoon mengatakan bahwa jaksa penuntut telah menunjukkan “pengabaian yang meresahkan” terhadap “kepatutan dasar manusia”.

“Penasihat khusus mengubah apa yang seharusnya menjadi konferensi pers menjadi panggung untuk penghinaan pribadi,” kata pengacara Yoon, Yoo Jeong-hwa, kepada AFP.

“Lembaga hukum macam apa di negara beradab yang memberikan laporan dan komentar langsung kepada wartawan tentang pakaian tahanan, terutama di sel sempit yang suhunya mendekati 40 derajat Celcius?”

Pengacara Yoon mengatakan mantan presiden tersebut menderita “beberapa kondisi kesehatan yang mendasarinya yang menimbulkan tantangan signifikan dalam menjaga kesehatannya”, sehingga menyulitkannya untuk sepenuhnya bekerja sama dalam penyelidikan.

Menteri Kehakiman Korea Selatan mengatakan dalam sidang parlemen bahwa “terus terang memalukan bagi seorang mantan presiden untuk berperilaku seperti itu”.

“Dia mengenakan atasan lengan pendek dan celana panjang, tetapi dilaporkan melepas seragam penjaranya ketika tim penasihat khusus mencoba menegakkan surat perintah penangkapan, dan kemudian mengenakannya kembali segera setelah mereka pergi,” kata Jung Sung-ho.

“Kami akan memastikan dia diperlakukan dengan bermartabat, tanpa menimbulkan kecurigaan adanya perlakuan istimewa, mengingat jabatannya sebelumnya,” tambahnya.

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine