Rudal Rusia Menghantam Gedung di Kyiv,  Lembaga Antikorupsi Ukraina Kembali Independen

Pada Kamis (31/7/2025) dini hari, Rusia melancarkan serangan udara dahsyat baru di Kyiv. Satu rudal langsung menghantam sebuah bangunan tempat tinggal, menewaskan dan melukai puluhan orang, yang termuda di antaranya baru berusia enam tahun. 

Pada saat yang sama, pasukan Rusia mengintensifkan serangan darat mereka, merebut kota penting lainnya di Ukraina timur. Secara terpisah, Ukraina, sesuai dengan opini publik, membatalkan undang-undang yang baru berusia seminggu, memulihkan independensi badan antikorupsinya.

EtIndonesia. Serangan dahsyat Rusia terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, telah dimulai lagi!

Sirine serangan udara meraung di kejauhan. Warga Kyiv, yang baru saja pulang dari gelombang pertama serangan udara, tak sempat bernapas sebelum terpaksa mengungsi ke tempat perlindungan bom untuk menghindari gelombang kedua. Beberapa di antara mereka menangis tersedu-sedu.

Kravchuk, seorang warga Kyiv, berkata: “Sirene serangan udara kedua berbunyi. Saya bangun, mengangkat telepon, dan melihat lima rudal jelajah menuju Kyiv.”

Salah satu rudal langsung menghantam sebuah bangunan tempat tinggal, menghancurkan sebagian besar bangunan tersebut. Tim penyelamat berjuang keras menembus reruntuhan dan menyelamatkan seorang anak berusia enam tahun, tetapi ia sudah tak bernapas lagi.

Kondratenko, seorang warga Kyiv, berkata: “Saya punya beberapa teman yang tinggal di reruntuhan bangunan, dan saya tidak tahu apa yang terjadi pada mereka. Sungguh menyedihkan, sungguh mengerikan.”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi bahwa Rusia melancarkan putaran baru serangan udara skala besar terhadap Kyiv dan kota-kota lain pada Kamis dini hari, menggunakan lebih dari 300 drone dan delapan rudal, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai lebih dari 80 orang, termasuk sembilan anak-anak.

Ia mengecam serangan Rusia sebagai tindakan jahat dan terencana dengan cermat untuk membebani pertahanan udara Ukraina.

Sementara itu, serangan darat Rusia terus berlanjut. Moskow mengklaim bahwa setelah hampir 18 bulan pertempuran sengit, pasukan Rusia akhirnya berhasil merebut kota penting di Ukraina timur, Chasiv Yar.

Penduduk kota Dobropillia, juga di wilayah Donetsk, merasakan bahaya pertempuran yang semakin dekat dan terpaksa mengungsi sambil membawa barang-barang mereka.

Lyubov, seorang warga Dobropillia, berkata, “Sulit. Dulu kami tinggal di satu tempat, dan sekarang kami terpaksa pergi. Tapi apa yang bisa kami lakukan?”

Orang-orang yakin bahwa Putin tidak akan mengakhiri perang dalam batas waktu gencatan senjata yang diusulkan oleh Presiden AS Trump.

Pada hari yang sama, parlemen Ukraina mengesahkan rancangan undang-undang baru yang diajukan oleh Zelenskyy untuk memulihkan independensi badan antikorupsi Ukraina.

Presiden Ukraina Zelenskyy mengatakan, “Saya berterima kasih kepada semua anggota parlemen atas persetujuan rancangan undang-undang saya. Sekarang telah menjadi undang-undang.”

Selama seminggu, ribuan warga Ukraina turun ke jalan untuk memprotes rancangan undang-undang yang disetujui presiden yang melemahkan otonomi dua badan antikorupsi.

Zelenskyy: “Sangat penting bagi negara untuk mendengarkan opini publik dan pendapat warganya.”

Warga Ukraina: “Rakyat adalah kekuatan!”

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga menyambut baik langkah tersebut, menulis bahwa supremasi hukum dan reformasi antikorupsi Ukraina harus dilanjutkan. Hal tersebut tetap krusial bagi Ukraina untuk maju di jalur Eropa. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine