Jika Kamu Bersikap Baik pada Segala Sesuatu, Maka Segala Sesuatu pun Akan Bersikap Baik Padamu

EtIndonesia. Dalam perjalanan hidup ini, kita perlu belajar bersikap baik kepada orang lain, dan juga tak kalah penting: bersikap baik kepada diri sendiri.

Bersikap baik kepada orang lain  akan membawamu melangkah lebih jauh dalam hidup; sedangkan bersikap baik kepada diri sendiri akan membantumu hidup dengan lebih ringan dan bebas.

Tak peduli kepada siapa pun kebaikan itu diberikan, pada akhirnya, itu adalah aliran kehangatan yang terus berputar, dan bentuk cinta yang akan kembali padamu suatu saat nanti.

Saat Hidup Lancar: Gunakan Kedamaian untuk Menebar Kebaikan

Saat hidupmu sedang mulus, ingatlah untuk menebarkan kebaikan kepada sesama.

·        Ketika hatimu tenang, tampillah dengan damai.

·        Ketika kamu sukses, tetaplah bersikap rendah hati.

·        Ketika kamu bahagia, tetaplah tampil dengan tenang.

Meskipun belum bisa mencapai tingkat kebijaksanaan tertinggi, setidaknya, jangan menjadi arogan, jangan berlagak pamer, dan jangan menyombongkan diri.

Kadang, sikap baik cukup diwujudkan dalam bentuk:

·        Sebuah senyum ramah,

·        Sebuah sikap yang lembut dan menghargai.

Hati yang lapang bukan diukur dari seberapa banyak kamu bisa memaafkan dirimu sendiri, tetapi dari seberapa banyak kamu bisa menerima orang lain di dalam hatimu.

Orang yang bisa menerima banyak orang dalam hidupnya, biasanya memiliki hati yang paling baik dan paling mulia.

Bersikap baik adalah bentuk kepedulian. Ketika kamu peduli pada orang lain, suatu hari dunia pun akan peduli padamu.

Saat Hidup Sulit: Jangan Lupa Menyayangi Diri Sendiri

Dalam hidup, semua orang pasti pernah menghadapi kesulitan. Tak ada satu pun yang selalu mulus tanpa rintangan. Hidup ini seperti sungai panjang— kadang harus melewati karang dan arus deras yang tak bisa dihindari.

Namun jika kamu bisa menganggap kesulitan sebagai ujian hidup, kamu pasti akan sampai ke tepian yang selama ini menantimu.

Apa pun yang terjadi, ingatlah satu hal:  

  • Jika tak ada satu orang pun yang menyayangimu, maka kamu sendiri yang harus menyayangi dirimu.
    –  Jika tak ada yang menganggapmu berharga, maka kamu sendiri yang harus memandang dirimu dengan penuh nilai.

Selama kamu tetap tahu caranya menyayangi diri dan orang lain, hidup ini tak akan pernah benar-benar gagal.

Bersikap Baik Itu Termasuk Belajar Memaafkan dan Melepaskan

·        Memaafkan berarti tidak terus-menerus terjebak dalam kesalahan masa lalu.

·        Melepaskan berarti tidak lagi berjuang dalam keinginan yang tak bisa dimiliki.

Seberapa besar kamu bisa memaafkan, seberapa jauh kamu bisa mundur dari sesuatu yang tak bisa diraih— itulah sejatinya ukuran seberapa besar kamu bersikap baik kepada dirimu sendiri.

Saat kamu bersikap baik pada dunia, dunia pun akan bersikap baik padamu.

 Penutup: Kebaikan Itu Akan Kembali, Cepat atau Lambat

Jadilah pribadi yang membawa kebaikan ke mana pun kamu pergi. Tak perlu muluk-muluk.  Mulailah dengan sikap yang lembut,  perkataan yang baik, dan hati yang tidak menyimpan dendam.

Dunia ini mungkin tak sempurna, tapi jika hatimu penuh kebaikan, kamu akan menemukan bahwa hidup jauh lebih layak untuk dijalani.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine