AS vs Rusia: Siapa Penguasa Bawah laut? Bagaimana Perbandingan Kekuatan Armada Kapal Selam Kedua Negara

EtIndonesia. Merespon pernyataan mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev atas sindiran Trump tentang “ekonomi mati”, Amerika Serikat telah menempatkan kembali dua kapal selam nuklir ke posisi strategis, sebuah taktik era Perang Dingin. Langkah Trump untuk melawan pembangkangan Moskow setelah ancaman tarif dan sanksinya gagal total.

Trump tidak menyebutkan secara jelas jenis kapal selam yang ditempatkan kembali, dan Pentagon biasanya hanya mengungkapkan sedikit tentang pergerakan kapal selamnya.

Saat ini, Angkatan Laut AS memiliki tiga jenis kapal selam, yang semuanya bertenaga nuklir, tetapi hanya satu yang membawa senjata nuklir. Mari kita lihat perbedaan antara armada kapal selam AS dan Rusia dan mana yang lebih kuat.

Kapal Selam Rudal Balistik Amerika (Kelas Ohio)

Kapal Selam Rudal Balistik (SSBN) kelas Ohio milik Angkatan Laut Amerika Serikat populer karena kemampuan silumannya dan kemampuan serangan presisi hulu ledak nuklirnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 14 kapal selam boomer saat ini beroperasi.

Kapal selam ini dapat beroperasi hingga 15 tahun dan dapat membawa setidaknya 20 rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM). Trident adalah senjata utama kapal selam ini.

Kapal Selam Serang Cepat Amerika

Amerika Serikat memiliki tiga kelas kapal selam serang bertenaga nuklir (SSN), yaitu kelas Seawolf, kelas Virginia, dan kelas Los Angeles (juga dikenal sebagai kelas 688). Kapal selam serang ini dirancang untuk menghancurkan kapal musuh dengan mudah, karena dilengkapi dengan rudal Tomahawk, rudal Harpoon, dan torpedo MK-48.

Selain membawa berbagai rudal, kapal selam ini juga dapat melakukan operasi intelijen, pengawasan, dan pengintaian, serta terlibat dalam perang ranjau. AS memiliki SSN kelas Virginia, yang meliputi: USS Hawaii, USS North Carolina, USS Missouri, dll., dengan jumlah total 24 unit. Angkatan Laut AS juga memiliki tiga kapal selam kelas Seawolf.

Kapal Selam Berpeluru Kendali Amerika

Setelah Pentagon menetapkan bahwa Angkatan Laut AS tidak membutuhkan banyak SSBN kelas Ohio untuk peran penangkal nuklir pada tahun 1990, Pentagon mengubah empat di antaranya menjadi kapal selam berpeluru kendali (SSGN). Kapal-kapal selam ini dapat membawa rudal jelajah Tomahawk, alih-alih rudal balistik Trident, dan masing-masing dapat membawa 154 Tomahawk dengan hulu ledak berdaya ledak tinggi hingga 1.000 pon dan jangkauan sekitar 1.000 mil.

Kapal Selam Rudal Balistik Rusia

Rusia juga tidak tertinggal dari AS dalam hal jumlah kapal selam, karena memiliki salah satu armada terbesar di dunia, yang terdiri dari hampir 64 kapal. Sekitar 14 kapal selam rudal balistik (SSBN) merupakan inti dari mekanisme strategisnya, termasuk kelas Delta IV dan kelas Borei.

Selain itu, Angkatan Laut Rusia mengoperasikan delapan SSBN kelas Borei, yang dilengkapi dengan enam peluncur torpedo 533 mm dan 16 SLBM Bulava. Kapal selam ini juga memiliki awak lebih dari seratus pelaut dan dapat menembakkan roket anti-kapal selam dan ranjau dasar.

Kelas lain, kapal selam kelas Delta IV, yang akan digantikan oleh Boreis, dibangun bersama dengan kelas Typhoon. Namun, setidaknya enam kapal Delta saat ini sedang dikerahkan.

Kapal Selam Serang Cepat Rusia

Kelas lain dari Angkatan Laut Rusia adalah ‘Kapal Selam Serang Cepat’, yang memiliki empat kapal selam serang nuklir kelas Yasen. Kelas ini dapat membawa hingga empat rudal P-800 32-40 Oniks atau lima rudal 3M54-1 Kalibr, yang memiliki kemampuan serangan darat jarak jauh dan anti-kapal.

Kelas Akula adalah mesin pembunuh senyap Angkatan Laut Rusia. Lima di antaranya saat ini beroperasi, yang juga dikenal sebagai Shark (akula dalam bahasa Rusia berarti hiu). Kapal selam ini dapat mengoperasikan rudal dan torpedo Kalibr, Oniks, atau Granit, untuk melawan kelas Los Angeles milik AS.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine