Longsor di Guangzhou, Tiongkok : 14 Orang Tertimbun, 6 Hilang, Ribuan Orang Dievakuasi

 Beberapa hari terakhir, berbagai wilayah di Provinsi Guangdong, Tiongkok  dilanda hujan lebat terus-menerus. Pada (6 Agustus) pagi, terjadi longsor hebat di Distrik Baiyun, Guangzhou, menyebabkan beberapa bangunan runtuh dan sejumlah orang dilaporkan tertimbun dan hilang. Di Distrik Conghua, karena pembukaan pintu air bendungan secara darurat, beberapa kota di hilir terendam banjir dan akses transportasi terputus. Bencana masih terus berlangsung.

EtIndonesia. Pada 6 Agustus 2025 sekitar pukul 08.30 pagi, terjadi longsor mendadak di Desa Dahuang, Jalan Dayuan, Distrik Baiyun, Guangzhou, Tiongkok. Beberapa rumah warga runtuh. Setidaknya 14 orang tertimbun, dan hingga pukul 12 siang, masih ada sedikitnya 6 orang yang belum ditemukan. Data resmi lengkap belum tersedia.

Seorang warga di lokasi mengatakan:  “Ada satu bangunan yang benar-benar rata, sudah tertimbun tanah, dan satu lagi miring. Perkiraan totalnya sekitar empat bangunan. Tanah longsor menyapu rumah-rumah di belakang, yang lalu menghantam rumah-rumah di depan. Ada sekitar enam atau tujuh mobil pemadam kebakaran di lokasi, dan evakuasi masih berlangsung.”

Menurut warga sekitar, tujuh bangunan dilaporkan runtuh, salah satunya tertimbun total, dan para korban termasuk lansia dan anak-anak. Karena parahnya bencana, banyak warga telah dievakuasi.

Menurut pemantauan Pusat Meteorologi Ekologi dan Pertanian Guangzhou, sejak 2 hingga 6 Agustus, Guangzhou mengalami hujan lebat terparah tahun ini, yang dikategorikan sebagai tingkat dampak “sangat berat”, dan menjadi yang kelima terparah di abad ini.

Warga terdampak bencana berkata:  “Habis sudah. Distrik Huadu, Guangdong, terendam. Lihat tuh, airnya sudah setinggi setengah meter.”

Warga lainnya mengatakan:  “Lihat, pasangan tua ini sudah terendam air tapi tetap ingin pulang, karena ada anak-anak di rumah. Lihat, airnya sudah sampai ke ketiak. Ini parah banget. Lantai satu sudah terendam semua, airnya sangat dalam. Tapi mereka tetap mau pulang. Bahaya sekali, sungguh bahaya. Wilayah kami ini sebenarnya cukup tinggi, tapi tetap saja terendam separah ini. Semua rusak total.”

Badan Meteorologi Guangzhou memprediksi hujan deras akan terus berlanjut. Diumumkan, pada 6 Agustus akan terjadi hujan deras, dengan hujan sangat deras hingga ekstrem di beberapa wilayah, disertai angin kencang 6–8 skala Beaufort, petir, dan cuaca konvektif kuat lainnya.

Sementara itu, Distrik Conghua, Guangzhou, juga menghadapi kondisi banjir yang serius. Menurut laporan, Bendungan Sungai Liuxi saat ini sedang melakukan pengurasan air sebanyak 200 m³/detik. Karena permukaan air terus naik, sejak pukul 08.30 hari ini, volume pelepasan air ditingkatkan menjadi 300 m³/detik, hingga ketinggian air turun di bawah garis siaga. Namun, warga mengkritik bahwa bencana yang mereka alami bukan hanya bencana alam, tetapi juga akibat kesalahan manusia.

Seorang warga terdampak mengatakan:  “Hari ini daerah kami kebanjiran, banjirnya sangat dalam. Toko kami semua terendam. Airnya benar-benar tinggi. Hujan turun sangat deras semalaman. Sungai juga sudah meluap. Sungai di kejauhan terlihat rata dengan daratan.”

Bencana terjadi di banyak tempat secara bersamaan:

  • Jalan-jalan di Kota Lütián mengalami genangan dan tanah longsor,
  • Di Desa Tangji, pohon-pohon tumbang menutup jalan,
  • Sungai di Zhukeng meluap, menyebabkan jembatan terendam,
  • Di Desa Hekou, Kota Liangkou, terdeteksi peningkatan volume arus sungai secara abnormal, dengan risiko banjir bandang.

Saat ini, hujan deras masih terus turun, dan kehidupan warga terdampak bencana tetap terganggu. (Hui/asr)

Laporan wartawan NTD, Tian Xin

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine