Kamera CCTV Merekam Momen Mengerikan Saat Banjir Bandang Menerjang Yuzhong, Gansu, Tiongkok

Baru-baru ini, Kabupaten Yuzhong di Provinsi Gansu, Tiongkok  mengalami hujan deras yang memicu banjir bandang dan tanah longsor, mengakibatkan banyak korban jiwa. Rekaman kamera pengawas memperlihatkan detik-detik banjir bandang datang secara tiba-tiba, menimbulkan pemandangan yang sangat mengerikan.

EtIndonesia. Kabupaten Yuzhong di Kota Lanzhou, Tiongkok pada 7 Agustus pukul 18.00, diguyur hujan deras singkat, khususnya di kawasan Pegunungan Xinglong, yang mencapai tingkat badai. 

Tak lama kemudian, curah hujan yang besar memicu banjir bandang, membawa lumpur, pasir, ranting pohon, dan sampah, dengan cepat meluap ke jalan. Hingga pukul 06.00, 8 Agustus, curah hujan di Pegunungan Xinglong diperkirakan mencapai 195,0 mm.

Pengguna media sosial bernama “食拳酒美” membagikan rekaman CCTV yang menunjukkan air bah menerjang jalan pada  8 Agustus dini hari. Dalam waktu 2 menit, mobil-mobil yang diparkir di tepi sungai tersapu arus, pohon-pohon tumbang seketika, hujan deras mengguyur disertai kilatan petir. Beberapa netizen menyebut lokasi ini adalah Taman Sungai Selatan di Yuzhong.

Menurut laporan China Youth Daily, pada malam 7 Agustus, Desa Maliantan diguyur hujan lebat. Zhang Kehui, warga desa berusia 26 tahun, mengatakan bahwa sekitar pukul 21.00 listrik padam dan sinyal internet putus-putus. Ia melihat pesan di grup WeChat desa yang menyebutkan mobil dan sapi milik warga terseret banjir, barulah ia sadar telah terjadi banjir bandang.

Zhang menggambarkan bahwa malam itu terdengar suara gemuruh keras dari pegunungan, “suaranya seperti kereta api lewat.” Ia tidak tahu apa yang terjadi, tidak berani keluar, dan tidak bisa tidur.

Keesokan paginya, 8 Agustus, Zhang baru keluar rumah dan mendaki bukit untuk melihat bahwa tanah longsor telah melanda Dusun Xinyaowan di Desa Maliantan, menghancurkan banyak rumah dan menimbun lahan pertanian. Beberapa orang dinyatakan hilang.

Laporan menyebutkan, Dusun Xinyaowan yang terpisah hanya satu bukit dari Dusun Baiyawan hampir rata oleh longsor. Banyak rumah di tepi sungai lenyap, ratusan hektar sawah hancur, menyisakan lumpur, batu-batu besar sebesar mobil, dan genangan air.

“Rumah beton terseret hingga ratusan meter jauhnya,” kata Zhang. “Mobil kecil langsung hilang entah ke mana.”

Seorang penyintas dari Xinyaowan menceritakan bahwa malam itu mereka hanya mendengar suara pohon patah dan batu saling berbenturan. Setelah keluar rumah, mereka berlari ke dataran tinggi, ada yang memanjat pohon sambil berteriak minta tolong, namun sayangnya tersapu arus.

Sekitar 10 km di utara Desa Maliantan, kawasan wisata Pegunungan Xinglong juga luluh lantak diterjang banjir bandang. Jembatan tidur (卧桥), ikon wisata setempat, hancur. Banyak bangunan, restoran, dan hotel rusak, serta kendaraan terseret arus.

Gao Qiming (nama samaran), pemilik restoran di kawasan tersebut selama 17 tahun, mengatakan, “Lantai satu semua hilang terbawa air, tidak ada yang tersisa.” Jalan di kedua sisi penuh dengan mobil rusak — ada yang terbalik, ada yang terjebak di sungai, bahkan ada yang bengkok seperti dipelintir.

Menurut laporan resmi pemerintah Tiongkok, hingga pukul 15.30, 8 Agustus, banjir bandang di Yuzhong telah menyebabkan 10 orang tewas, 33 hilang, dan lebih dari 4.000 orang terjebak. Namun, karena pemerintah Tiongkok sering menutupi besarnya bencana, jumlah korban sebenarnya diperkirakan lebih tinggi.

Seorang warga Yuzhong, bermarga Chen (nama samaran), mengatakan pada 8 Agustus kepada Epoch Times, “Pemerintah bilang hanya 30-an orang hilang, tapi saya rasa lebih banyak. Entah berapa yang tertimbun. Kebanyakan yang hancur adalah jalan dan rumah di tepi sungai, tapi yang paling parah adalah Maliantan karena lokasinya di kaki gunung.” (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine