Kukuk F Soeharno: Dari Penyiar Radio Hingga Pakar Public Relations  

Surabaya, 2025 – Nama Kukuk F Soeharno mungkin tidak asing di dunia public relations dan pemasaran di Surabaya. Pria yang akrab disapa Mas Kukuk ini telah membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih melalui kerja keras, ketekunan, dan kemampuan beradaptasi. Dari awal karier di bidang yang ternyata bukan passion nya dirinya mulai merambah dunia media sebagai penyiar radio hingga menjadi ahli strategi pemasaran mall ternama, perjalanannya penuh dengan pelajaran berharga.

Pada saat masih remaja dimana mall di Surabaya belum banyak dan saat jalan-jalan ke mall dia berpikir, “Enak kali ya kalau bekerja di mall.” Dan saat ini telah hampir 3 dekade dirinya menjadi salah satu kunci penting kinerja sebuah mall.

Awal yang Tak Terduga: Dari Akuntansi ke Dunia Kehumasan 

Kukuk memulai perjalanan kariernya dengan latar belakang yang tidak biasa. Ia sempat kuliah di jurusan akuntansi, tetapi merasa tidak cocok. “Saya sampai begadang sampai jam 1 pagi hanya untuk menyeimbangkan neraca keuangan. Rasanya seperti mimpi buruk,” kenangnya sambil tertawa. 

Pada 2004, ia memutuskan untuk beralih ke media sebagai penyiar radio di stasiun lokal Surabaya. Selama lima tahun, ia mengasah kemampuan komunikasi dan public speaking, hingga akhirnya mendapat tawaran untuk bergabung dengan Pakuwon Group, salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia. 

“Waktu itu teman saya bilang, ‘Kamu mau kerja di mall nggak?’ Saya langsung bilang iya, tanpa banyak tanya. Saat itu saya masih muda dan penuh semangat,” ceritanya saat wawancara dengan The Epoch Times. 

Spesialis Membuat Mall Ramai Pengunjung 

Di Pakuwon, Kukuk memulai kariernya sebagai promotion officer. Tugas utamanya sederhana: membuat mall ramai pengunjung. Namun, tugas yang diberikannya bukan tanpa alasan, karena Kukuk dikenal sebagai orang muda dengan jiwa entertainment yang kuat, ia melakukannya dengan cara yang kreatif dan strategis. 

Beberapa kreatifitas yang dimunculkan,

– Event Kreatif: Ia mengundang wartawan, mengadakan lomba untuk anak-anak, hingga mengajari customer service cara berkomunikasi yang baik. 

– Membaca Tren Bulanan: Ia paham kapan mall ramai (seperti saat Ramadan atau liburan sekolah) dan kapan sepi, lalu menyiapkan strategi acara yang sesuai. 

– Antisipasi Cuaca: Selalu punya backup plan untuk acara outdoor, termasuk menyiapkan venue indoor jika hujan. 

“Kalau event outdoor hujan, kita sudah siapkan indoor. Nggak perlu panik, karena semuanya sudah direncanakan,” ujarnya. 

Kemampuannya membaca siklus pengunjung mal menjadi kunci. Ia tahu kapan Ramadan akan ramai, kapan liburan sekolah tiba, bahkan bagaimana mengantisipasi penurunan pengunjung pasca-Lebaran. 

Revolusi Konsep Mall: Dari Tempat Belanja ke Pusat Edukasi 

Salah satu pencapaian terbesar Kukuk saat ini adalah mengubah citra mall tidak hanya sebagai tempat belanja, tetapi juga pusat edukasi dan interaksi sosial. Beberapa inovasinya di Fairway9 Mall yang saat ini sedang digarap: 

1. Program Edukasi untuk Anak Sekolah 

   – Mengajarkan anak-anak cara menggunakan eskalator, lift, atau prosedur jika terpisah dari orang tua. 

   “Kami ingin anak-anak merasa nyaman dan aman saat berkunjung ke mall.” 

2. Kolaborasi dengan Sekolah dan Kampus

   – Menjadikan mall sebagai tempat praktik bisnis, seminar, atau even kampus. 

   “Kami bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk membuat program khusus, seperti pelatihan kewirausahaan.” 

3. Fasilitas Pendukung Profesional 

   – Menyediakan ruang meeting, co-working space, hingga salon bagi profesional yang ingin rapi sebelum meeting. 

  “Kami ingin pengunjung datang bukan cuma untuk belanja, tapi juga untuk belajar dan berjejaring.” 

Pelajaran Hidup dari Keluarga Militer 

Kukuk adalah putra bungsu, mengaku bahwa disiplin dan keteguhannya berasal dari didikan sang ayah, seorang perwira tinggi Angkatan Laut yang sangat tegas. Beberapa prinsip yang dipegangnya: 

– Hidup Mandiri: “Sejak kecil, saya diajari untuk tidak bergantung pada fasilitas negara. Kalau mau sesuatu, usahakan sendiri. Kami diajarkan untuk tidak menggunakan atau memanfaatkan fasilitas dinas ayah saya. Kata ayah saya, semua fasilitas dinas adalah untuk saya yang tentara. Jadi meski ayah saya pernah dinas di luar negeri kami kalau mau ke sana ya dengan biaya sendiri tidak boleh menggunakan fasilitas negara, bahkan kami menginap di hotel.” 

– Disiplin Waktu: “Jam 9 malam belum pulang? Langsung ditelepon! Atau kami tidak boleh dating terlambat, tidak boleh orang lain menunggu kita karena kita telat, lebih baik kita yang menunggu.” 

– Jujur dan Kerja Keras: “Naiklah dengan prestasi, jangan menginjak orang lain.” 

Prinsip-prinsip inilah yang membantunya sukses di dunia PR yang penuh persaingan. 

Tips Sukses di Dunia Public Relations 

Kesuksesan Kukuk F Soeharno selain dari pendidikan keluarga militer yang ketat juga kebijakan ibunda yang hingga saat ini masih dapat mendampinginya.

“My mom is my superhero, beliau luar biasa dan segalanya bagi saya,” pungkasnya.

Dan selain itu bagi anak muda yang ingin terjun ke dunia PR, Kukuk memberikan beberapa tips: 

1. Jadilah Pembelajar Cepat 

   “Saya nggak punya latar belakang PR, tapi saya banyak belajar dari pengalaman.” 

2. Bangun Relasi 

   “Ketemu orang baru sama dengan buka peluang baru.” 

3. Fleksibel dan Kreatif 

   “PR itu dinamis. Hari ini bikin acara, besok mungkin udah viral di TikTok.” 

4. Jangan Takut Mulai dari Bawah 

   “Aku pernah jadi penyiar radio, promotion officer, sekarang bisa memimpin tim.” 

Visi ke Depan: Membuat Setiap Hari Ada Acara Menarik 

Kini, Kukuk terus mengembangkan konsep mall yang lebih dari sekadar tempat belanja. Targetnya? Membuat setiap hari ada acara menarik tanpa mengorbankan kenyamanan tenant. 

“PR itu bukan cuma press release, tapi bagaimana menciptakan pengalaman berkesan bagi semua pihak,” tutupnya. 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine