Parade Militer atau Akhir Kekuasaan? Bocoran Rencana Zhang Youxia Guncang Beijing

EtIndonesia. Sebuah klaim mengejutkan kembali mengguncang jagat politik Tiongkok. Mantan perwira Angkatan Laut Tiongkok, Yao Cheng, mengungkapkan bahwa militer negeri itu diduga sedang menghitung mundur untuk melancarkan operasi besar demi menyingkirkan Presiden Xi Jinping dari tampuk kekuasaan.

Menurut Yao, rencana tersebut diarahkan langsung oleh Jenderal Zhang Youxia, Wakil Ketua Komisi Militer Pusat Tiongkok yang dikenal sebagai salah satu tokoh militer paling berpengaruh. Target waktu pelaksanaan disebut bertepatan dengan parade militer 3 September, yang menurut Yao akan menjadi penampilan publik terakhir Xi sebelum operasi dimulai.

Dua Langkah Utama Operasi

Berdasarkan bocoran Yao Cheng, strategi yang disebut sebagai “Rencana Zhang” mencakup gerakan militer masif di sekitar Beijing:

  1. Langkah Pertama
    • Menggerakkan brigade berat Divisi 82 ke wilayah Changping di utara Beijing.
    • Memindahkan Brigade 196 ke Fengtai di selatan.
    • Penempatan pasukan tambahan di Gaobeidian, Shijiazhuang, dan Handan untuk menciptakan efek pengepungan dari berbagai arah.
      Langkah ini dimaksudkan untuk menekan pusat kekuasaan secara psikologis sekaligus memutus jalur keluar-masuk strategis ibu kota.
  2. Langkah Kedua
    • Memindahkan pasukan khusus Divisi 82 ke kawasan Beidaihe, lokasi istirahat musim panas bagi para elite Partai Komunis.
    • Pasukan ini akan mengambil alih fungsi keamanan yang biasanya dijalankan oleh Biro Pengawal Pusat dan aparat kepolisian, sehingga kontrol keamanan berpindah ke tangan militer.

Strategi Membuat Xi Jinping Lengah

Yao Cheng menegaskan bahwa parade militer tetap akan dilaksanakan dengan Xi memimpin langsung di podium kehormatan. Hal ini dimaksudkan untuk:

  • Menciptakan rasa aman palsu bagi Xi, sehingga ia tidak menyadari ancaman yang sedang berkembang.
  • Mengurangi potensi perlawanan internal, sebab Xi masih mengira dirinya memegang kendali penuh.

Selain itu, Yao mengungkapkan adanya rencana pemberlakuan status darurat di wilayah dalam Ring Road Ketiga Beijing selama dua minggu penuh—jauh lebih lama dibanding prosedur pengamanan parade yang biasanya hanya berlangsung beberapa hari. Penutupan ini akan membatasi gerak para pejabat tinggi dan memberi tekanan politik agar mereka memberikan konsesi kepada faksi militer.

Motif dan Risiko Politik

Pengamat politik Tang Jingyuan menilai Zhang Youxia berada di titik tanpa jalan kembali.

“Jika Zhang gagal menyingkirkan Xi, masa depan dirinya dan seluruh kelompok militernya akan hancur. Taruhannya adalah hidup dan mati secara politik,” ujarnya.

Menurut Tang, hubungan antara Xi Jinping dan sebagian petinggi militer telah lama tegang. Xi dikenal melakukan pembersihan besar-besaran terhadap korupsi militer, namun langkah tersebut juga memperlemah posisi sejumlah jenderal senior, termasuk Zhang Youxia, yang kini diduga berupaya melakukan langkah balasan.

Reaksi dan Dampak Potensial

Hingga kini, pemerintah Tiongkok belum memberikan komentar resmi atas klaim Yao Cheng. Namun, bocoran ini sudah menimbulkan spekulasi luas di kalangan analis luar negeri:

  • Jika rencana ini benar-benar dijalankan, Tiongkok bisa menghadapi salah satu krisis politik terbesar sejak reformasi era Deng Xiaoping.
  • Jika gagal, akan terjadi gelombang pembersihan internal yang lebih besar, mengkonsolidasikan kekuasaan Xi hingga sulit tergoyahkan.

Kesimpulan

Kabar ini belum dapat diverifikasi secara independen, namun rangkaian detail yang disampaikan Yao Cheng—mulai dari komposisi pasukan hingga lokasi penempatan—membuatnya sulit diabaikan. 

Dengan parade militer 3 September yang tinggal menghitung hari, perhatian dunia kini tertuju pada Beijing untuk melihat apakah peristiwa ini akan menjadi ajang unjuk kekuatan rutin, atau justru titik awal dari pergolakan politik terbesar di era Xi Jinping. (***)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine