Era komputer kuantum kemungkinan akan segera tiba dalam beberapa tahun ke depan. Menurut laporan Financial Times, baru-baru ini teknologi komputer kuantum mengalami banyak terobosan besar. IBM dan Google sama-sama menyatakan bahwa komputer kuantum diperkirakan dapat mencapai tahap komersialisasi sebelum tahun 2030.
EtIndonesia. IBM mengumumkan peta jalan baru untuk komputer kuantum pada Juni lalu, dengan target meluncurkan komputer kuantum toleransi kesalahan pada tahun 2029.
“Rasanya ini tidak lagi sekadar mimpi. Saya benar-benar merasa kami sudah menemukan kuncinya, dan bisa membangun mesin ini sebelum tahun 2030,” ujar Jay Gambetta, Kepala Program Kuantum IBM.
Matthias Steffen (10 Juni 2025) menjelaskan: “Komputer kuantum toleransi kesalahan pertama kami, Starling, akan diluncurkan pada tahun 2029, dengan 200 qubit logis, mampu menjalankan 100 juta gerbang logika kuantum secara akurat.”
Google juga tidak mau ketinggalan. Akhir tahun lalu, Google memperkenalkan chip kuantum Willow dan berencana membangun komputer kuantum berskala industri sebelum tahun 2030.
Julian Kelly, Kepala Perangkat Keras Program Quantum AI Google (10 Desember 2024), mengatakan: “Berdasarkan perkiraan terbaik kami, perhitungan yang diselesaikan Willow dalam lima menit akan membutuhkan waktu 10 hingga 25 tahun untuk diselesaikan oleh superkomputer tercepat. Itu setara dengan skala waktu 1 diikuti 25 nol.”
Kelly menegaskan bahwa semua tantangan rekayasa dan ilmiah yang tersisa dapat diatasi: “Willow adalah chip komputasi kuantum superkonduktor terbaru dan terkuat dari Google, serta langkah berikutnya dalam membangun komputer kuantum berskala besar dan menjelajahi aplikasinya.”
Taiwan juga menempati posisi penting dalam ekosistem komputasi kuantum global. Perusahaan manufaktur seperti Wistron dan Inventec ikut berpartisipasi dalam proyek kuantum IBM, bersama-sama mengembangkan perangkat keras server dan memperluas rantai industri komputer kuantum.
Sumber : NTD Asia-Pasifik


