Topan Yangliu Menerjang Berbagai Daerah di Daratan Tiongkok, Guangdong Terendam Banjir setelah Pemasangan Jaring Anti-Nyamuk

Pada 14 Agustus, Topan Yangliu mendarat di Provinsi Fujian, Tiongkok, lalu melanda Guangdong, Guangxi, Sichuan, dan daerah lain dengan angin kencang serta hujan deras. Kota Foshan mengalami nasib sial berturut-turut: wabah nyamuk belum reda, kini justru terendam banjir.

EtIndonesia. Menurut Badan Meteorologi Pusat Tiongkok, pada 14 Agustus 2025 pukul 00.30, Yangliu mendarat di pesisir Kabupaten Zhangpu, Fujian, kemudian bergerak memasuki Kota Meizhou, Guangdong, dengan kecepatan sekitar 30 km/jam menuju barat laut.

Akibat topan ini, wilayah utara Guangdong, timur laut Guangxi, selatan Hunan, dan barat daya Jiangxi mengalami hujan lebat ekstrem.

Video dari Zhangpu, Fujian, menunjukkan pepohonan tumbang, pintu rumah sulit ditutup akibat tiupan angin, kabel listrik putus dan memercik api, jalanan tergenang air, dan gerobak pedagang kaki lima terhempas angin hingga terbalik. Setelah topan lewat, ranting-ranting berserakan di jalanan.

Topan juga membawa hujan deras ke Guangdong, Guangxi, dan Sichuan. Di Foshan, Guangdong, beberapa jalan tergenang, termasuk Stasiun Zhihui Xincheng yang terendam parah.

Sejumlah warga Foshan mengeluhkan bahwa selain topan, banjir juga diperparah oleh kebijakan pemerintah kota yang menutup semua saluran air dengan jaring anti-nyamuk. Akibatnya, air hujan tidak dapat mengalir ke saluran pembuangan. Warga berkomentar sinis, “Air tidak bisa surut karena saluran ditutup jaring anti-nyamuk”, “Nyamuk akan kembali merajalela”, dan “Pimpinan, ayo cepat surutkan banjirnya.”

Di Cenxi, Guangxi, jalanan juga terendam. Seorang warganet menulis, “Hari ini saya dinas ke Cenxi, hampir tidak bisa pulang. Baru masuk supermarket dua menit, langit langsung gelap.”

Video dari berbagai daerah Guangdong menunjukkan atap rumah tercabut, pohon tumbang, tenda restoran terbuka beterbangan, bahkan pekerja ikut terseret angin. Beberapa warganet menyebut terjadi tanah longsor, listrik dan komunikasi terputus, serta ada korban jiwa, meski pihak berwenang belum mengumumkan data resmi.

Di Chengdu, Sichuan, sebuah restoran terkena dampak parah. Pemilik restoran Wang Defu mengatakan melalui video bahwa pada 14 Agustus pukul 16.00 waktu setempat, angin topan setara skala 8 menghantam, merobohkan dinding kaca, menerbangkan kipas angin besar dan mesin kasir.

“Rasanya seperti langit runtuh. Sore ini kami baru saja mengalami langsung angin super kencang di Chengdu. Seluruh dinding kaca di sudut ini terbang, dan peralatan seperti kipas besar serta mesin kasir entah terbawa ke mana,” ujar sang pemilik. 

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine