EtIndonesia. Baru-baru ini, seekor kucing berusia 3 tahun yang dijuluki “kucing pelunasan utang” tiba-tiba populer di Tiongkok. Kucing ini disita karena pemiliknya berhutang, dan sudah “dipenjara” di sebuah toko hewan peliharaan selama dua tahun.
Menurut informasi di platform lelang aset Alibaba, kucing jenis lihua (tabby) jantan ini disita oleh Pengadilan Distrik Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Yangzhou. Kucing tersebut belum disteril, sudah mendapat dua vaksin, dan dalam kondisi sehat. Barang sitaan ini tercatat dalam putusan eksekusi nomor (2025) Su1091ZhiHui79.
Pengumuman lelang menyebutkan, kucing ini akan dilelang dua kali. Jika berhasil terjual pada lelang pertama, lelang berikutnya otomatis dibatalkan. Jika gagal terjual, akan dilanjutkan ke lelang berikutnya. Lelang pertama dijadwalkan 3 September pukul 10.00 hingga 4 September pukul 10.00, dan lelang kedua 15 September pukul 10.00 hingga 16 September pukul 10.00.
Harga awal kucing ini ditetapkan 500 yuan, dimulai pada 3 September. Hingga 19 Agustus pukul 11:43, tercatat 3.858 orang mendaftar ikut lelang, 24.119 orang menyalakan pengingat, dan 344.006 kali ditonton.
Menurut laporan Jiupai News, pada 16 Agustus, staf perusahaan manajemen aset pemilik kucing itu mengatakan, sang pemilik berhutang sehingga asetnya dieksekusi oleh pengadilan, termasuk kucing ini. Kucing lahir pada 2022, dan ketika masih berusia beberapa bulan, seluruh harta pemiliknya sudah disita, sehingga ia dititipkan di toko hewan sejak itu.
Staf tersebut menambahkan, secara pasar, kucing lihua sebenarnya tidak bernilai tinggi, tetapi harga dasar lelang tetap 500 yuan. Biaya penitipan di toko hewan sangat mahal, bisa mencapai belasan ribu yuan per tahun, namun kucing ini dirawat dengan baik. Pemenang lelang tidak perlu menanggung biaya penitipan itu.
Menurut laporan Da Wan News pada 18 Agustus siang, staf toko hewan tempat kucing itu dititipkan mengatakan, dua hari terakhir banyak orang menelepon untuk menanyakan kondisi kucing tersebut.
Terkait perhatian besar publik, staf itu mengatakan mereka bisa memahami. Walaupun harga pasar kucing ini tidak mahal, “tetapi ia adalah makhluk hidup, tidak bisa semata-mata dinilai dengan uang.” Ia juga mengaku toko sedikit terganggu, bahkan ada aktivis perlindungan hewan ekstrem yang menelpon dan memarahi karena kucing dilelang layaknya barang.
Sore 18 Agustus, staf perusahaan aset terkait menyebutkan, calon peserta lelang bisa melihat langsung kucing itu. Namun, karena terlalu banyak yang ingin datang, mereka masih harus mengkonfirmasi dengan pengadilan apakah bisa datang langsung atau perlu diatur secara kolektif.
Netizen Tiongkok ramai berkomentar:
“Pet shop merawatnya dengan baik, sampai gemuk sekali.”
“Dirawat gemuk dan imut, jelas tidak disiksa.”
“Benar-benar kucing dalam penjara!”
“Kucing ini tidak berdaya sama sekali.”
“Kasihan sekali kucing ini.”
“Semoga ia bisa diadopsi keluarga kaya dan penuh kasih.”
“Hidupnya di awal seperti di penjara, terlalu menyedihkan.”
“Semoga benar-benar bisa menemukan rumah baru yang hangat.”
“Harus selektif dan ketat dalam memverifikasi calon pembeli kucing.”
Sumber : NTDTV.com


