EtIndonesia. Wabah penyakit Legionnaires di New York City menyebabkan kematian tiga orang. Wabah ini menyebabkan puluhan orang sakit sejak akhir Juli.
Pejabat kesehatan kota setempat mengaitkan wabah di Central Harlem ini dengan menara pendingin, yaitu struktur berisi air dan kipas yang digunakan untuk mendinginkan gedung.
Mereka mengatakan 11 menara tersebut awalnya terbukti positif mengandung jenis bakteri penyebab penyakit Legionnaires, tetapi masalah itu telah ditangani.
Pemerintahan Kota setempat mendesak orang-orang di daerah tersebut yang mengalami gejala mirip flu agar segera menghubungi penyedia layanan kesehatan, terutama jika berusia 50 tahun atau lebih, merokok, atau memiliki penyakit paru-paru kronis.
Apa itu penyakit Legionnaires?
Penyakit ini adalah sejenis pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Legionella, yang tumbuh di air hangat dan menyebar melalui sistem air bangunan. Bakteri tersebut bisa ditemukan di tempat-tempat seperti pancuran, bak mandi air panas, dan menara pendingin.
Orang sering terinfeksi penyakit ini dengan menghirup aerosol dari air yang terkontaminasi. Pasien rumah sakit juga dapat tertular melalui air atau es yang terkontaminasi, dan bayi dapat terpapar saat proses persalinan dengan metode water birth, kata pejabat kesehatan. Penyakit ini tidak menular dari orang ke orang.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyebutkan gejala biasanya berkembang dalam dua hari hingga dua minggu setelah terpapar dan mencakup batuk, demam, sakit kepala, nyeri otot, serta sesak napas.
Sumber : Theepochtimes.com


