Badai Topan Erin Timbulkan Gelombang Raksasa Berbahaya, Banyak Pantai di Pantai Timur AS Ditutup Darurat

Saat ini, badai Erin  sedang mendekati pantai timur Amerika Serikat. Gelombang raksasa yang berbahaya diperkirakan akan memicu arus balik (rip current) yang kuat, memaksa banyak pantai di kawasan pantai timur AS ditutup darurat. Negara Bagian Carolina Utara sudah mengumumkan status darurat, sementara sebagian warga mulai melakukan evakuasi. 

 Xia Wenyue – NTD di New York

Seiring dengan mendekatnya Erin, peringatan gelombang besar dan arus balik telah dikeluarkan mulai dari pesisir Florida hingga pesisir New England. Pada Rabu (19 Agustus) hingga Kamis (20 Agustus), pantai-pantai di New York City, Long Island, New Jersey, dan Delaware ditutup untuk aktivitas berenang.

Reporter Xia Wenyue melaporkan:  “Meskipun Topan Erin kemungkinan tidak langsung mendarat di AS, sistem badai raksasa ini sudah mempengaruhi wilayah pesisir timur. Dari Florida hingga New York, banyak pantai telah ditutup total. Badan cuaca memperingatkan bahwa badai bisa memicu gelombang setinggi 3 hingga 6 meter, disertai arus balik yang sangat berbahaya.”

Sementara itu, Direktur National Hurricane Center, Michael Brennan, mengatakan:  “Topan Erin saat ini membentang lebih dari 265 mil dari pusatnya, dan kekuatan angin terus meluas. Hal ini akan membawa badai tropis, gelombang berbahaya, serta risiko arus balik besar di sepanjang pantai timur, terutama Outer Banks di Carolina Utara.”

Gubernur Carolina Utara, Josh Stein, mengatakan:  “Berdasarkan prakiraan saat ini, kami memperkirakan mulai Rabu malam hingga Kamis, sebagian besar garis pantai Carolina Utara, khususnya Outer Banks dan wilayah teluk, akan mengalami banjir pesisir akibat gelombang besar, angin badai tropis, pasang laut, dan gelombang pasang.”

Pada Rabu, Gubernur Stein kembali mengingatkan warganya bahwa Erin tetap berbahaya dan berpotensi menimbulkan banjir besar di Carolina Utara. Sehari sebelumnya, ia telah mengumumkan status darurat dan mendesak warga pesisir untuk bersiap menghadapi evakuasi sewaktu-waktu.

Menurut prakiraan cuaca, gugusan pulau pasir di Outer Banks, Carolina Utara, akan terkena dampak terberat. Diperkirakan badai ini bisa menimbulkan gelombang badai setinggi 4,6 meter yang berpotensi menenggelamkan jalan-jalan di kawasan tersebut.

Di Pulau Hatteras dan Ocracoke, pemerintah telah mengeluarkan perintah evakuasi wajib. Lebih dari 1.800 orang sudah menyeberang dengan feri untuk meninggalkan Ocracoke.

Seorang wisatawan yang sedang dievakuasi mengatakan: “Agak menegangkan juga, karena untuk bisa datang ke sini kami sudah mengeluarkan banyak biaya. Kami berharap bisa tinggal seminggu penuh menikmati suasana liburan. Tapi tiba-tiba harus pergi. Sangat disayangkan.”

Menurut Pusat Badai Nasional, pada Selasa (19/8/2025), Topan erin sempat melemah menjadi badai kategori 2, namun diperkirakan bisa kembali menguat pada Kamis (21/8/2025), sebelum melemah lagi pada Jumat (22/8/2025). 

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine