Sebuah laporan terbaru dari lembaga think tank Amerika Serikat mengungkap bahwa Korea Utara memiliki sebuah basis militer yang sangat rahasia, diduga digunakan untuk menempatkan rudal jarak jauh terbaru. Basis rudal ini, yang tersembunyi selama 10 tahun, berlokasi dekat perbatasan Tiongkok dengan tingkat pengamanan sangat ketat, dan baru saja terungkap.
EtIndonesia. Media Amerika The Wall Street Journal pada 20 Agustus mengutip laporan dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang menyebutkan Korea Utara secara diam-diam membangun sebuah basis rudal jarak jauh di dekat perbatasan Tiongkok, bernama Basis Operasi Rudal Balistik Sinpung-dong. Basis yang sangat rahasia ini diyakini telah disembunyikan selama satu dekade.
Menurut laporan tersebut, basis ini mulai dibangun sekitar tahun 2004 dan diperkirakan mulai beroperasi sejak 2014. Namun, baru belakangan ini keberadaannya terungkap.
Basis Sinpung-dong termasuk dalam 15 hingga 20 basis rudal balistik dan fasilitas pendukung lain yang belum pernah dipublikasikan di Korea Utara. Rudal yang ditempatkan di basis ini mampu membawa hulu ledak nuklir.
CSIS yang berbasis di Washington DC mengonfirmasi bahwa basis rudal Sinpung-dong hanya berjarak sekitar 27 km dari perbatasan Tiongkok. Laporan itu menegaskan: “Rudal-rudal ini menimbulkan potensi ancaman nuklir terhadap Asia Timur dan daratan utama Amerika Serikat.”
Basis tersebut berada di sebuah lembah panjang sempit yang membentang dari barat daya ke timur laut, dengan luas sekitar 22 kilometer persegi. Wilayah ini terbagi dalam enam zona fungsional, dengan desain keseluruhan mirip dengan basis rudal Ryongrim di Korea Utara, yang memanfaatkan lembah utama dan cabang-cabang lembah untuk menyembunyikan penempatan rudal.
Jennifer Jun, salah satu penulis laporan tersebut, menyatakan bahwa Korea Utara telah berusaha keras menutupi keberadaan basis ini. Ia mengatakan: “Sejauh ini, basis Sinpung-dong adalah yang paling sulit ditemukan.”
Para analis sejak lama meyakini bahwa aksi provokasi rudal Korea Utara mendapat dukungan dari Beijing. Pembangunan basis rudal di lokasi yang sangat dekat dengan perbatasan Tiongkok diyakini bertujuan agar mendapat perlindungan dari Tiongkok, sehingga setiap serangan terhadap basis rudal Korea Utara akan berisiko mengenai wilayah Tiongkok.
Sumber : NTDTV.com


