Gempa di Palung Nankai Ancam Jepang, Diperkirakan Lebih dari 520.000 Orang Harus Dievakuasi Lebih Awal

EtIndonesia. Pada Rabu (20 Agustus), Kantor Kabinet Jepang merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa jika terjadi gempa besar di Palung Nankai di lepas pantai Pasifik Jepang, disertai tsunami besar, lebih dari 520.000 penduduk harus dievakuasi lebih awal. Angka ini jauh melampaui skala evakuasi saat Gempa Besar Tohoku 11 Maret 2011, ketika sekitar 470.000 orang mengungsi. Selain itu, evakuasi perlu dimulai setidaknya satu minggu sebelum bencana.

Laporan ini merupakan kali pertama pemerintah Jepang melakukan survei terkait jumlah warga yang perlu dievakuasi lebih awal.

Jika gempa Palung Nankai benar terjadi, sebagian wilayah pesisir dapat disapu tsunami hanya dalam hitungan menit, sehingga warga tidak sempat menyelamatkan diri. Karena itu, pemerintah meminta pemerintah kota dan desa menetapkan zona evakuasi dini, yang dibagi menjadi:

  1. Wilayah yang seluruh penduduknya wajib dievakuasi lebih awal, dan
  2. Wilayah di mana hanya kelompok rentan (lansia, penyandang disabilitas, dan lain-lain.) yang harus dievakuasi lebih awal.

Begitu pemerintah mengeluarkan peringatan gempa besar, semua warga yang termasuk dalam zona tersebut diwajibkan melakukan evakuasi dini selama satu minggu.

Survei dilakukan pada Juni hingga Agustus tahun ini, mencakup 29 prefektur dan 707 kota/kabupaten yang masuk dalam kategori wilayah dengan rencana mitigasi bencana. 

Saat ini, 16 prefektur dan 130 kota/kabupaten (mulai dari Prefektur Chiba hingga Kagoshima) telah menyelesaikan penetapan zona evakuasi dini, dengan total penduduk yang perlu dievakuasi mencapai lebih dari 520.000 orang.

Rinciannya:

  • Sekitar 245.600 orang tinggal di zona dengan kewajiban evakuasi penuh.
  • Sekitar 274.800 orang tinggal di zona dengan evakuasi khusus bagi kelompok rentan.

Berdasarkan prefektur, jumlah terbesar berasal dari:

  • Kochi sekitar 92.100 orang
  • Miyazaki sekitar 79.900 orang
  • Shizuoka sekitar 70.200 orang

Pada Juli tahun ini, pemerintah Jepang merevisi Rencana Dasar Penanggulangan Bencana Gempa Palung Nankai, yang mewajibkan pemerintah daerah mencantumkan strategi evakuasi dini. 

Lalu pada Agustus, wilayah pesisir rendah juga dimasukkan dalam perhitungan, yang berarti kedepan jumlah wilayah dan warga yang wajib evakuasi kemungkinan masih akan bertambah.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine