EtIndonesia. Setidaknya lima orang tewas dan 36 orang luka-luka ketika sebuah bom mobil meledak di jalanan yang ramai di Kota Cali, Kolombia, pada Kamis (21/8), kata polisi, yang tampaknya menargetkan sebuah pangkalan udara.
“Sebuah alat peledak meledak di dekat Sekolah Penerbangan Militer Marco Fidel Suarez,” kata polisi.
“Terdengar suara gemuruh seperti ledakan di dekat pangkalan udara,” ujar saksi mata berusia 65 tahun, Hector Fabio Bolanos, kepada AFP. “Banyak orang terluka. Banyak rumah rusak di depan pangkalan,” katanya.
Beberapa bangunan dan sekolah dievakuasi di area tersebut setelah serangan tersebut.
Saksi mata Alexis Atizabal, 40 tahun, mengindikasikan bahwa warga sipil mungkin termasuk di antara korban tewas.
“Ada korban jiwa di antara orang-orang yang lewat di jalan tersebut,” katanya.
Belum jelas siapa yang bertanggung jawab, tetapi gubernur daerah Dilian Francisca Toro menyebutnya sebagai “serangan teroris.”
Pada bulan Juni, gerilyawan kiri mengaku bertanggung jawab atas gelombang serangan bom dan senjata di dan sekitar Cali yang menewaskan tujuh orang. (yn)


