EtIndonesia. Pada 23 Agustus 2025 malam, sebuah keluarga di Desa Kanshi, Kecamatan Sudian, Distrik Shangdang, Kota Changzhi, Provinsi Shanxi, Tiongkok mengadakan jamuan makan malam untuk kerabat menjelang pernikahan. Namun tiba-tiba hujan badai mengguyur deras, air menggenang hingga setinggi lutut, sehingga pesta terpaksa dihentikan lebih awal. Video terkait pun ramai beredar di internet. Ada warganet yang berseloroh, “Inilah baru pesta arus air yang sebenarnya!”
Video di lokasi memperlihatkan hujan deras mengguyur, air tergenang hingga setinggi lutut, alirannya sangat deras. Beberapa kursi terseret arus, bahkan ada warga yang terpeleset di tengah hujan. Orang-orang di tempat kejadian bergegas membantu memindahkan meja kursi, serta melindungi hidangan di atas meja.
Menurut laporan media Tiongkok, warga yang menghadiri pesta mengatakan bahwa sesuai tradisi setempat, pihak tuan rumah mengadakan jamuan sehari sebelum pernikahan untuk menjamu kerabat dan teman yang akan membantu esok harinya.
此影片在網路熱傳,被調侃為「真・流水席」!🌊
— 大紀元爆料平台 (@china_epoch) August 26, 2025
山西長治上黨區一戶人家婚宴遇暴雨積水,現場水深及膝,賓客無奈在水中吃席,場面離奇又無奈,隨後因雨勢過大提前結束。
隨後雨勢加大,村民趕緊搬離桌椅,雖菜品未受影響,但宴席提前結束。隔日天氣轉好,婚禮如期順利舉行 pic.twitter.com/sHA5hl9Gzz
Saat jamuan dimulai belum turun hujan, namun sekitar pukul 19.00–20.00 hujan deras mendadak turun, membuat banyak kursi dan sepatu warga terbawa arus. Warga pun segera bersama-sama mengevakuasi meja kursi, beruntung makanan di atas meja tidak terdampak.
Karena hujan terlalu lebat, pesta akhirnya dihentikan lebih awal. Namun pada 24 Agustus cuaca membaik dan pernikahan tetap berlangsung lancar sesuai rencana.
Seorang warga mengatakan bahwa malam itu sebenarnya hanya jamuan untuk orang-orang yang akan membantu, ada sekitar belasan meja. Namun ketika makan baru setengah jalan, hujan deras turun, semua meja kursi buru-buru dipindahkan. Untungnya meja tidak sampai terseret arus.
Komentar warganet:
“Benar-benar kacau.”
“Memang meriah sih, tapi cuacanya terlalu meriah.”
“Hujan badai tak berperasaan, tapi manusia masih punya rasa.”
Ada pula yang bergurau:
“Ini benar-benar ‘pesta arus air’ yang sesungguhnya.”
“Yang dimakan bukan sekadar hidangan, tapi juga hubungan dan rasa kebersamaan. Di hari pernikahan yang penuh suka cita, bagaimanapun cuacanya, yang penting kerabat dan sahabat datang, itu sudah merupakan dukungan bagi tuan rumah! Coba bayangkan kalau ada yang menikah tapi tak ada yang hadir, betapa memalukan. Karena itulah orang Tiongkok selalu mengutamakan kemeriahan dalam hajatan!”
Pada 23 Agustus pukul 17.37, Badan Meteorologi Kota Changzhi mengeluarkan peringatan biru untuk badai petir dan angin kencang: wilayah Distrik Shangdang, Distrik Luzhou, bagian timur Distrik Tunliu, Distrik Lucheng, Kabupaten Xiangyuan, Kabupaten Pingshun, Kabupaten Licheng, Kabupaten Huguan, Kabupaten Zhangzi, serta bagian timur Kabupaten Wuxiang diperkirakan mengalami cuaca badai petir dan angin dengan kecepatan hingga 7 skala Beaufort atau lebih, dan kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut dalam 6 jam ke depan.
Sumber : NTDTV.com


