Baru-baru ini, sebuah insiden terjadi di Kebun Binatang Satwa Liar Xining, Qinghai, Tiongkok. Seekor anak kucing tanpa sengaja masuk ke kandang harimau dan mati digigit. Awalnya, para wisatawan mengira itu adalah seekor anak harimau, namun setelah mendengar suara “meong”, mereka baru menyadari bahwa itu hanyalah seekor kucing kecil.
EtIndonesia. Beberapa video yang beredar di internet pada 25 Agustus memperlihatkan seekor anak kucing masuk ke kandang harimau dan akhirnya disergap hingga mati.
Dalam rekaman terlihat dua ekor harimau mondar-mandir di dekat dinding pagar. Di samping dinding itu ada seekor anak kucing, tampak sudah terluka, tergeletak tidak bergerak.
Seekor harimau kemudian mendekati anak kucing itu, mengaum keras untuk menghalangi harimau lain mendekat, lalu dengan hati-hati menyentuh anak kucing tersebut.
小貓誤入老虎園區。 pic.twitter.com/QHnLxQat4O
— ying tang (@yingtan04410735) August 27, 2025
Anak kucing sempat berusaha lari, tapi sama sekali tidak berdaya. Harimau itu langsung menindihnya ke tanah, menggigit lehernya, lalu mengangkat dan membawanya pergi. Dalam video terdengar suara meong lemah dari kucing malang tersebut.
Banyak wisatawan menyaksikan harimau menangkap kucing. Awalnya beberapa orang mengira harimau itu membawa anak harimau, tapi setelah terdengar suara meong, baru jelas bahwa itu adalah seekor kucing.
“Ini anak harimau.”
“Itu bawa kucing, lihat.”
“Kedengarannya suara kucing, memang kucing.”
“Kenapa dia bawa kucing?”
“Ya mau dimakan.”
Seorang wisatawan yang mengunggah video berkata:
“Kucing itu kasihan sekali, awalnya pura-pura mati supaya bisa lolos, tapi tetap saja dimakan harimau.”
Video anak kucing tersesat masuk kandang harimau lalu tewas digigit ini memicu perdebatan hangat.
Pada 26 Agustus, pihak Kebun Binatang Satwa Liar Xining memberi tanggapan bahwa anak kucing itu adalah kucing liar, karena pengunjung dilarang membawa hewan peliharaan masuk ke area kebun binatang. Pihaknya menyebut bangkai kucing sudah ditangani dengan cara pemusnahan yang aman.
Staf kebun binatang menjelaskan bahwa di desa sekitar banyak terdapat anjing dan kucing liar, dan karena pagar kebun binatang memiliki celah, anak kucing bisa dengan mudah masuk ke area kandang. Ke depan, mereka berjanji akan memperketat pengelolaan.
Sumber : NTDTV.com


