EtIndonesia. Belakangan makin banyak orang mulai peduli dengan kesehatan jantung. Ini tentu hal baik, karena jantung adalah “mesin utama” tubuh. Begitu ada masalah, tubuh biasanya memberi sinyal peringatan. Sayangnya, sinyal itu sering tampak sepele sehingga mudah diabaikan. Padahal, memperhatikannya lebih awal bisa menyelamatkan nyawa.
1. Mudah Lelah: Tanda Jantung Sedang “Minta Tolong”
· Turun drastisnya stamina. Dulu bisa naik lima lantai tanpa masalah, sekarang naik dua lantai saja sudah ngos-ngosan. Itu bisa jadi tanda kemampuan pompa jantung melemah.
· Ngantuk berlebihan setelah makan. Kalau habis makan selalu mengantuk berat hingga harus tidur sebentar, kemungkinan otak kekurangan suplai darah akibat jantung lemah.
· Tidur harus pakai bantal tinggi. Saat berbaring, darah balik ke jantung lebih banyak sehingga bebannya naik. Lansia atau pasien dengan gangguan jantung sering merasa sesak dan butuh bantal lebih tinggi untuk bisa tidur nyaman.
2. Munculnya Pembengkakan (Edema)
· Sepatu terasa sempit di sore hari. Bila kaki bengkak dan pergelangan kaki meninggalkan bekas bila ditekan, itu tanda sirkulasi balik terganggu.
· Bangun tidur dengan wajah atau kelopak mata bengkak. Juga jari-jari tangan terasa kaku atau tebal. Ini sinyal fungsi jantung sudah menurun lebih jauh.
· Berat badan naik mendadak. Jika dalam beberapa hari berat badan bertambah tanpa alasan jelas, bisa jadi cairan tertahan di tubuh (edema tersembunyi). Karena itu, disarankan menimbang badan setiap hari di waktu yang sama.
3. Gangguan Pernapasan
· Bangun malam dengan napas sesak. Penderita harus duduk untuk bisa bernapas lega — ini disebut paroxysmal nocturnal dyspnea, gejala khas gagal jantung.
· Cepat sesak saat aktivitas ringan. Misalnya, berbicara sambil jalan tapi harus berhenti karena kehabisan napas. Kondisi ini tidak normal.
· Batuk yang tak kunjung reda. Terutama batuk kering saat berbaring, tanpa dahak, sering salah dikira flu. Padahal, ini bisa batuk yang dipicu oleh masalah jantung.
4. Sinyal Lain yang Sering Terlewat
· Nafsu makan hilang, mual melihat makanan berminyak. Hal ini karena darah menumpuk di saluran pencernaan, mengganggu fungsi lambung dan usus.
· Jumlah urine menurun, terutama malam hari. Menandakan aliran darah ke ginjal tidak cukup.
· Sulit konsentrasi, cepat lupa. Otak yang kekurangan oksigen dan nutrisi akibat pompa jantung lemah bisa memengaruhi daya ingat.
Kesimpulan
Gejala-gejala di atas ibarat lampu peringatan di dashboard mobil. Jangan diabaikan! Begitu tanda-tanda muncul:
· Atur pola makan (batasi garam),
· Jaga tidur yang cukup,
· Lakukan olahraga ringan yang sesuai,
· Dan segera konsultasikan ke dokter bila gejala bertambah.
Ingat: Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Dengan memberi perhatian ekstra pada jantung, kita bisa mengurangi risiko besar di kemudian hari.(jhn/yn)


