EtIndonesia. Dunia kedokteran kembali dikejutkan! Baru-baru ini, ilmuwan Prancis menemukan satu golongan darah baru yang belum pernah ada sebelumnya. Hingga kini, hanya ada satu orang di seluruh dunia yang memilikinya.
“Gwada Negative”: Golongan Darah Paling Unik
Golongan darah ini dinamai “Gwada Negative”, diambil dari nama daerah asal sang pasien, yaitu Guadeloupe, sebuah wilayah seberang laut Prancis di Karibia.
Pemilik golongan darah ini adalah seorang wanita berusia 68 tahun. Keunikan darahnya pertama kali ditemukan pada tahun 2011 saat dia menjalani pemeriksaan rutin sebelum operasi di Paris. Tim medis bingung karena tidak ada sampel darah yang cocok untuk transfusi dengannya.
Penemuan Setelah 8 Tahun Penelitian
Karena keterbatasan teknologi kala itu, penelitian sempat terhenti. Namun pada tahun 2019, para ilmuwan menggunakan metode high-throughput sequencing untuk menganalisis DNA pasien secara mendalam.
Setelah dua tahun, akhirnya diketahui penyebabnya: terjadi mutasi langka pada gen PIGZ, yang mengubah cara protein menempel di permukaan sel darah merah. Mutasi inilah yang membentuk golongan darah unik tersebut.
Pada Juni 2025, French Blood Establishment (EFS) mengumumkan bahwa “Gwada Negative” resmi diakui sebagai golongan darah ke-48 di dunia, setelah mendapat pengesahan dari International Society of Blood Transfusion (ISBT).
Golongan Darah yang Tak Tertandingi
Ahli transfusi Thierry Peyrard menjelaskan: “Wanita ini adalah satu-satunya orang yang benar-benar cocok dengan dirinya sendiri. Bahkan orangtuanya tidak bisa menjadi donor darah untuknya.”
Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa sistem golongan darah manusia jauh lebih kompleks daripada hanya ABO dan rhesus (Rh).
Pentingnya Penemuan Ini
Kasus “Gwada Negative” menjadi peringatan medis bahwa masih banyak golongan darah ultra-langka yang berpotensi memengaruhi keamanan transfusi. Penemuan ini membuka peluang baru bagi riset medis untuk melindungi pasien dengan darah langka dan menyiapkan strategi darurat bagi mereka.
Dengan demikian, “Gwada Negative” bukan hanya sekadar penemuan medis, melainkan simbol betapa unik dan misteriusnya tubuh manusia.(jhn/yn)


