EtIndonesia. Lebih dari 300 orang dievakuasi dari apartemen mereka semalam setelah serangan drone Ukraina di ibu kota wilayah Rostov, kata penjabat gubernur pada hari Selasa (2/9).
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan unit pertahanan udara menghancurkan 13 drone Ukraina di wilayah Rostov semalam. Kementerian tidak menyebutkan berapa banyak drone yang terdeteksi.
“Sebuah granat (drone) yang belum meledak ditemukan di salah satu apartemen,” kata penjabat gubernur wilayah Rostov, Yuri Slyusar, melalui aplikasi pesan Telegram. “Sebagai tindakan pencegahan, 320 penghuni gedung sedang dievakuasi.”
Serangan itu merusak beberapa gedung apartemen di Kota Rostov-on-Don, tambahnya. Tiga orang, termasuk seorang anak, mengalami luka ringan.
Wali Kota Rostov-on-Don, Alexandr Skryabin, mengatakan penduduk direlokasi ke sebuah sekolah sementara para ahli penjinak bom sedang membersihkan granat.
Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Tidak ada tanggapan langsung dari Kyiv. Kedua belah pihak membantah menargetkan warga sipil dalam serangan mereka selama perang yang dilancarkan Rusia dengan invasi besar-besaran ke Ukraina pada tahun 2022.(yn)


