Pejabat kesehatan utama di sebuah county dekat Sacramento menyarankan warga untuk memakai masker di dalam ruangan. Tidak ada mandat yang dikeluarkan.
EtIndonesia. Setidaknya satu pejabat di California telah merekomendasikan agar warga memakai masker di dalam ruangan karena peningkatan kasus COVID-19 dalam beberapa hari terakhir.
Data air limbah yang dirilis oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada Kamis (4/9/2025) menunjukkan bahwa California mengalami tingkat virus yang “sangat tinggi,” sementara semua negara bagian di Pantai Barat berada pada tingkat “tinggi” atau “sangat tinggi.”
Pejabat kesehatan utama Yolo County, yang terletak di luar Sacramento, mengatakan dalam sebuah pernyataan pekan lalu bahwa warga disarankan untuk memakai masker di dalam ruangan. Tidak ada mandat yang dikeluarkan.
“California sedang mengalami gelombang COVID musim panas,” kata Aimee Sisson, petugas kesehatan Yolo County, dalam pernyataan tersebut. “Berdasarkan tingkat virus penyebab COVID-19 yang saat ini terdeteksi di air limbah, saya merekomendasikan agar semua orang di West Sacramento memakai masker saat berada di dekat orang lain di ruang publik dalam ruangan.”
“Saya juga merekomendasikan agar orang-orang di wilayah lain Yolo County memakai masker ketika berada di dekat orang lain di dalam ruangan jika mereka berusia 65 tahun ke atas, memiliki sistem kekebalan yang lemah, memiliki kondisi medis yang mendasari yang menempatkan mereka pada risiko lebih besar terkena COVID-19 parah, atau sering berinteraksi dengan orang-orang yang termasuk dalam kategori tersebut.”
Kantor Sisson juga mengatakan dalam sebuah siaran pers yang dikeluarkan county bahwa “memakai masker berkualitas tinggi seperti N95, KN95, atau KF94 yang pas tetap memberikan perlindungan kuat,” sambil juga menekankan pentingnya vaksin COVID-19.
Departemen Kesehatan San Francisco mengatakan kepada Los Angeles Times, dalam sebuah artikel yang diterbitkan 3 September yang menunjukkan bahwa banyak pejabat California telah merekomendasikan penggunaan masker, bahwa pihaknya juga merekomendasikan orang-orang untuk “mempertimbangkan memakai masker yang pas di ruang dalam ruangan yang ramai, termasuk saat bepergian, serta tetap di rumah jika merasa sakit.”
Beberapa permintaan komentar dari The Epoch Times kepada departemen kesehatan kota belum dijawab hingga Jumat.
Di Kanada, Horizon Health Network di New Brunswick mengatakan kepada The Epoch Times pekan ini bahwa pihaknya akan memberlakukan kewajiban memakai masker di area klinis tertentu karena meningkatnya penyakit pernapasan seperti COVID-19. Beberapa minggu lalu, pemerintah Honduras mengumumkan telah memberlakukan kembali kewajiban masker secara nasional di fasilitas kesehatan akibat lonjakan virus pernapasan.
Tahun lalu, beberapa county di California menerapkan kewajiban masker di fasilitas kesehatan yang berlaku dari November 2024 hingga musim semi tahun ini, termasuk county di wilayah San Francisco Bay Area. Beberapa mandat hanya berlaku untuk karyawan, sementara satu county mewajibkan semua pengunjung dan pasien untuk memakai masker.
Tinjauan The Epoch Times menunjukkan bahwa tidak ada county di Amerika Serikat yang baru-baru ini mengeluarkan kewajiban masker atau berencana mengeluarkannya untuk musim gugur atau musim dingin mendatang.
The Epoch Times menghubungi Departemen Kesehatan Masyarakat California untuk dimintai komentar. Pembaruan di situs web lembaga itu yang diposting pada akhir Juni merekomendasikan agar orang-orang tertentu memakai masker atau varian respirator N95, terutama jika mereka mencurigai telah terpapar infeksi atau “berisiko tinggi jatuh sakit parah.”
Hal ini terjadi saat California, Oregon, negara bagian Washington, dan Hawaii membentuk “West Coast Health Alliance” sebagai respons terhadap keputusan Menteri Kesehatan AS Robert F. Kennedy Jr., termasuk perombakan panel penasihat CDC.


