Dua Ekor Anjing  Menjaga Jenazah Majikannya Selama Seminggu Tanpa Makan dan Minum, Salah Satunya Menangis Saat Dibawa Pergi

Baru-baru ini, seorang lansia berusia lebih dari 70 tahun yang tinggal sendirian di Chongqing meninggal dunia mendadak di rumahnya. Anjing peliharaannya tidak makan maupun minum selama seminggu penuh sambil menjaga jasad majikannya. Saat akhirnya diselamatkan dan dibawa pergi, anjing itu terlihat meneteskan air mata.

EtIndonesia. Di sebuah kompleks tua di Desa Fukang, Distrik Jiangbei, Chongqing, tinggal seorang lansia yang hidup menyendiri karena mengalami hambatan sosial dan jarang berinteraksi dengan tetangga. Ia sehari-hari bertahan hidup dengan mengumpulkan barang bekas, dan memelihara dua ekor anjing sebagai teman hidup.

Beberapa waktu lalu, lansia itu meninggal dunia secara tiba-tiba di rumah. Selama lebih dari satu minggu, tidak ada yang mengetahui hingga bau busuk menyebar. 

Selama waktu itu, kedua anjingnya tetap setia di samping, tidak makan dan tidak minum. Saat ditemukan, satu ekor anjing sudah mati kelaparan, sementara yang satunya lagi kurus kering tinggal tulang.

Pada 4 September, tim “Wangwang Jiayuan Rescue” di Chongqing menerima laporan dari warga setempat bahwa anjing itu ditinggalkan sendirian karena pemiliknya meninggal, sementara pihak RT maupun keluarga tidak mengurusinya.

Setelah jenazah lansia dibawa pergi, anjing itu masih mondar-mandir di depan pintu menjaga rumah. Bahkan ia menggigit hingga besi pintu rusak untuk masuk kembali ke dalam. Beberapa orang baik hati mencoba membawanya pergi, tapi ia terus bersembunyi di sudut rumah, enggan meninggalkan tempat majikannya.

Video yang dirilis pusat penyelamatan menunjukkan kondisi rumah berantakan dengan barang-barang berserakan. Saat kakek Chen, relawan penyelamat, masuk dan melihat anjing itu, ia memanggil lembut: “Nak, jangan takut.”

Anjing itu seakan takut diusir lagi, lalu melompat ke tempat tidur majikannya. Kakek Chen mencoba memberinya sosis sebagai umpan, tapi ia tetap tidak mau pergi.

Kakek Chen pun berkata: “Saya datang untuk menyelamatkanmu, jangan takut, ikut kakek ya. Majikanmu sudah pergi ke surga, dia sakit dan tidak bisa lagi menjagamu, bukan karena tidak sayang padamu. Ikut kakek pulang, kakek akan merawatmu.”

Seolah mengerti perkataan itu, anjing tersebut menatap lama ke depan dengan mata berkaca-kaca. Perlahan ia menurunkan kewaspadaan, mulai mau makan sosis dari tangan kakek Chen, membiarkan dirinya dielus lembut, dan bahkan pasrah saat dipakaikan kalung.

Akhirnya, anjing itu mengikuti kakek Chen meninggalkan rumah lamanya. Namun ketika berjalan terseok-seok menuruni tangga, tiba-tiba ia berhenti di tikungan, lalu dua garis air mata jatuh dari matanya—seakan menyadari bahwa kepergiannya kali ini berarti tak akan kembali lagi.

Anjing itu kemudian dibawa ke rumah sakit hewan untuk diperiksa. Hasilnya, kondisinya sangat lemah, mengalami anemia parah dan kerusakan hati akibat kelaparan berkepanjangan. Saat ini ia sedang dalam masa pemulihan. Banyak netizen berhati baik menyumbangkan makanan dan perlengkapan untuknya melalui kakek Chen.

Video ini menyentuh banyak orang:

  • “Segala makhluk punya jiwa, kesetiaan melampaui naluri.”
  • “Sakit hati lihatnya, kurus sekali, bahkan menangis.”
  • “Ya Tuhan, sampai keluar air mata, bikin terharu banget.”
  • “Ini adegan paling menyedihkan sekaligus paling hangat yang pernah saya lihat.”
  • “Anjing yang begitu mengerti perasaan manusia, sungguh penuh rasa syukur.”
  • “Sudah sekurus itu, syukurlah akhirnya diselamatkan. Saat lihat air matanya jatuh, saya juga ikut menangis.”
  • “Anjing menangis karena ia paham segalanya, hanya saja tidak bisa berbicara bahasa manusia.”
  • “Saya percaya anjing bisa menangis. Pernah ketika saya dan suami pergi liburan setengah bulan dan menitipkan anjing ke teman, saat kami menjemputnya, ia menangis dengan air mata besar-besar jatuh. Sejak itu ke mana pun kami pergi, pasti kami bawa.”

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine