EtIndonesia. Sebagian besar wilayah Denpasar, Bali terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi sejak Selasa (9/9/2025). Sejak dini hari tadi petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar terus menerima laporan permintaan bantuan evakuasi korban banjir.
Di Perumahan Wiraraja Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, tim melakukan evakuasi warga yang memerlukan penanganan medis.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya juga langsung turun ke lapangan untuk memberikan atensi wilayah yang terdampak banjir.
“Awal pergerakan personel sempat menemui kendala karena banyak akses jalan yang tergenang banjir hingga tidak bisa dilintasi rescue truck, tapi saat ini sudah ada di lokasi,” katanya dalam keterangan terulis.
News: Bali pagi ini banjir
— DOMBA.eth 🐺 (@DombaEth27) September 10, 2025
Kondisi terkini jalan Wr Supratman, Denpasar Bali, yang menghubungkan ke Batubulan – Ubud pagi ini di terjang banjir dan tidak bisa di lewati.
Jembatan tidak putus hanya pembatas yang jebol yang mengakibatkan air masuk ke perumahan warga, yang… pic.twitter.com/qjiqFvVRxi
Sampai dengan saat ini tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sudah menyebar di lokasi yang terdampak parah, diantaranya Pulau Misol, Pulau Biak 1, Pura Demak dan wilayah Tengku Umar.
Kondisi Kota Denpasar setelah diterjang hujan nyaris 24 jam non stop. Yuk pulih! @DenpasarKota pic.twitter.com/SETixfzo8K
— Ir. IPGSPR (@gunasatwam) September 10, 2025
Posisi tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan unsur SAR lainnya dari BPBD dan PMI yang berada di Pulau Misol, sampai pukul 11.00 Wita, telah mengevakuasi 2 balita, 2 lansia dan 3 orang dewasa. Informasi lain dari klian di Pulau Biak 1, seluruh warganya telah berada di posisi aman di Balai Banjar.

Sementara itu Kepala Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Juni Antara bersama tim melaksanakan upaya evakuasi di Tengku Umar.

“Sampai dengan saat ini kami masih terus mengupdate data dengan BPBD, terkait permintaan evakuasi atau pun data korban yang sudah terevakuasi, sehingga meseluruhannya bisa tersisir dan data pun tidak simpang siur,” jelas Juni Antara.
Sebagian besar wilayah Denpasar dan Jembrana, Bali terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi sejak Selasa (9/9/2025).
— ET News Indonesia (@ETNewsIndonesia) September 10, 2025
Pantauan situasi dari Jalan. Pura Demak, Kota Denpasar, Bali , Rabu (10/9/2025) – Video : Dokumentasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pic.twitter.com/H7bnnGahzD
Hingga Rabu (10/9/2025) siang hari ini, hujan deras masih mengguyur sebagian wilayah di Bali.
“Kami keterbatasan jumlah personil dan rubber boat untuk bisa mengcover seluruh daerah banjir, upaya koordinasi dengan unsur SAR juga sudah dilakukan,” kata Sidakarya.
Sebagian besar wilayah Denpasar dan Jembrana, Bali terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi sejak Selasa (9/9/2025).
— ET News Indonesia (@ETNewsIndonesia) September 10, 2025
Banjir merendam kawasan Jln. Kerta Pura Gang Adipura, Denpasar, Rabu (10/9/2025) – Video : Dokumentasi BNPB pic.twitter.com/3NtH0OuCH7
Ia meminta untuk warga yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap berada di tempat aman, dan apabila sudah ada tanda-tanda bahaya segera evakuasi mandiri, sebelum kondisinya semakin parah. (Basarnas/asr)


