Penelitian Terbaru Mengungkap Angka Mengkhawatirkan 70.000 Mikroplastik yang Terhirup Setiap Hari

EtIndonesia. Butiran mikroplastik yang hampir tak terlihat oleh mata telanjang kini telah menjadi salah satu musuh terbesar bagi kesehatan manusia. Yang paling mengkhawatirkan, selain masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman, sebuah penelitian terbaru dari Prancis menemukan bahwa setiap hari kita juga bisa menghirup hingga 70 ribu butir mikroplastik hanya lewat pernapasan! Angka ini 100 kali lebih tinggi dibanding perkiraan para ilmuwan sebelumnya.

Ya, ini benar-benar angka yang mencengangkan! Penelitian menunjukkan, mikroplastik hampir ada di setiap aspek kehidupan kita — mulai dari makanan, air minum, hingga udara yang kita hirup.

Sebuah tim peneliti dari Université de Toulouse di Prancis menemukan bahwa orang dewasa, hanya melalui pernapasan, bisa menghirup hingga 71.000 butir mikroplastik per hari, jumlah yang 100 kali lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.

Karena manusia menghabiskan sekitar 90% waktunya di dalam ruangan, tim penelitian memfokuskan pengujian pada udara di rumah, tempat kerja, pusat perbelanjaan, serta untuk pertama kalinya meneliti udara di dalam mobil.

Mereka mengumpulkan 16 sampel udara, lalu menggunakan teknologi spektroskopi Raman (Raman spectroscopy) untuk menganalisis konsentrasi mikroplastik di dalamnya. 

Hasilnya: di apartemen, median konsentrasi mikroplastik per meter kubik udara mencapai 528 butir, sementara di dalam mobil jumlahnya jauh lebih tinggi, yakni 2.238 butir per meter kubik. Menariknya, 94% dari partikel itu berdiameter kurang dari 10 mikrometer, artinya partikel-partikel ini bisa dengan mudah masuk jauh ke dalam sel paru-paru kita.

Studi tersebut memperkirakan, dari lebih dari 70 ribu mikroplastik yang terhirup setiap hari, sekitar 68 ribu berdiameter di bawah 10 mikrometer, sementara sisanya sekitar 3.200 butir berukuran antara 10 hingga 300 mikrometer.

Para peneliti menekankan, partikel-partikel ini sangat kecil dan tidak terlihat oleh mata, tetapi dapat melepaskan zat beracun ke dalam aliran darah, menyebabkan oksidasi sel, kerusakan sistem kekebalan, bahkan penyakit organ.

Mikroplastik menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia karena erat kaitannya dengan melimpahnya produk plastik dalam kehidupan modern. Seiring dengan industrialisasi, bahan kimia berbasis plastik telah memenuhi hampir semua aspek kehidupan kita.

Bagaimana cara mengurangi polusi plastik dan menemukan bahan alternatif yang lebih sehat akan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama oleh manusia dan para ilmuwan material di masa depan. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine