EtIndonesia. Penjaga Pantai AS telah merilis rekaman yang menunjukkan salah satu kapal pemotongnya membakar sebuah kapal yang diduga “kapal narkoba” sebelum menenggelamkannya di Samudra Pasifik. Operasi tersebut berlangsung selama akhir pekan sebagai bagian dari Operasi Pacific Viper, kata badan tersebut. Video yang diunggah daring oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menunjukkan kapal tersebut terbakar setelah ditembak berulang kali.
Menurut Penjaga Pantai, penangkapan tersebut merupakan bagian dari serangkaian tiga operasi yang dilakukan dalam satu malam, yang menghasilkan penyitaan hampir 13.000 pon (sekitar 5896 kg) kokain dan penangkapan tujuh tersangka penyelundup.
“ASMR: @USCG menangkap, membakar, dan menenggelamkan sebuah kapal narkoba. Selama akhir pekan, sebagai bagian dari Operasi Pacific Viper, @USCG Cutter Stone melakukan tiga pencegatan dalam satu malam, menyita hampir 13.000 pon kokain dan menangkap tujuh tersangka penyelundup narkoba,” tulis DHS di X.
ASMR: @USCG captures, burns, and sinks a drug boat.
— Homeland Security (@DHSgov) September 9, 2025
Over the weekend, as part of Operation Pacific Viper, the @USCG Cutter Stone conducted three interdictions in a single night—seizing nearly 13,000 pounds of cocaine and apprehending seven suspected drug smugglers. pic.twitter.com/wHRGUGYtTw
Penindakan di Pasifik
Penjaga Pantai mengatakan telah menyita lebih dari 40.000 pon kokain di Samudra Pasifik Timur sejak peluncuran Operasi Pacific Viper bulan lalu, dengan rata-rata 1.600 pon per hari.
“Melalui Operasi Pacific Viper, Penjaga Pantai mempercepat operasi pemberantasan narkoba di Samudra Pasifik Timur, tempat pengangkutan narkotika ilegal dalam jumlah besar terus berlanjut dari Amerika Selatan,” kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan.
Badan tersebut mengatakan kapal pemotong, pesawat, dan tim taktis tambahan telah dikerahkan bersama mitra internasional dan antarlembaga untuk menghentikan pengiriman kokain dan perdagangan narkoba skala besar lainnya.
Tenggelamnya kapal tersebut terjadi beberapa hari setelah serangan Marinir AS di Karibia selatan menghantam kapal lain yang diduga membawa anggota geng Venezuela Tren de Aragua, yang dituduh memindahkan narkotika menuju AS. (yn)


