EtIndonesia. Di Provinsi Équateur, bagian barat laut Republik Demokratik Kongo, dalam dua hari berturut-turut terjadi dua kecelakaan kapal yang menewaskan sedikitnya 193 orang, sementara banyak lainnya masih dinyatakan hilang.
Menurut media pemerintah, kecelakaan pertama terjadi pada 10 September di wilayah Basankusu, penyebab utama diyakini karena kelebihan muatan dan pelayaran di malam hari.
Sebuah kapal bermotor terbalik dan menewaskan sedikitnya 86 orang, sebagian besar adalah pelajar. Beberapa orang lainnya masih hilang.
Rekaman dari lokasi menunjukkan warga desa berkumpul di tepi sungai untuk berduka atas para korban.
Kecelakaan kedua terjadi pada malam 11 September, ketika sebuah kapal kayu besar yang mengangkut hampir 500 penumpang terbakar lalu terbalik. Peristiwa itu terjadi sekitar 150 km dari lokasi pertama, tepatnya di Sungai Kongo dekat Desa Malange, wilayah Lukolela.
Kementerian Urusan Kemanusiaan menyatakan, hingga kini 209 penumpang berhasil diselamatkan.
Belum jelas penyebab pasti dari kedua kecelakaan tersebut, maupun apakah operasi penyelamatan masih terus berlangsung.
Sumber : NTDTV.com


