EtIndonesia. Apakah kamu benar-benar paham batasan wewenang di perusahaanmu? Apakah kamu jelas dengan lingkup tugas dari posisimu sekarang?
Di dunia kerja, apa pun jabatanmu, hal pertama yang harus kamu ketahui adalah apa saja tanggung jawab dan kewenanganmu. Kalau kamu nekat melampaui batas, ikut campur dalam urusan yang bukan bidangmu, biasanya tidak akan ada hasil baik yang menanti.
Ada pepatah yang mengatakan: “Tidak berada di posisi itu, jangan ikut mengurus kebijakan posisi tersebut.”
Sekilas mungkin terdengar seperti alasan untuk menghindar, tapi di tempat kerja, pepatah ini justru sangat tepat. Kita harus tahu jelas batasan peran kita. Kalau ada hal yang melampaui tugas, cukup diingatkan seperlunya, jangan terburu-buru ikut campur. Kalau sampai kelewat batas, bisa-bisa malah membawa masalah untuk diri sendiri.
Kisah Nyata: Karyawan yang Terlalu Berinisiatif
Wu Heng, seorang manajer bisnis, suatu kali mengajak bawahannya, Junyi, untuk bertemu calon klien. Kebetulan, Junyi adalah teman kuliah dari perwakilan klien itu. Wu Heng berharap hubungan personal ini bisa membuka jalan bagi negosiasi.
Awalnya, rencana berjalan mulus. Junyi berhasil mencairkan suasana, bahkan dengan antusias memperkenalkan produk perusahaan secara detail. Namun, saat pembicaraan masuk ke tahap detail kontrak, Junyi tiba-tiba mengambil keputusan sendiri tanpa berkonsultasi dulu dengan Wu Heng. Situasi itu membuat sang manajer sangat canggung.
Setelah kontrak disepakati, Junyi dengan penuh percaya diri bertanya: “Pak Manajer, bagaimana penilaian Anda terhadap penampilan saya kali ini?”
Wu Heng hanya tersenyum kecut tanpa menjawab. Tidak lama setelah itu, Junyi tak pernah lagi diajak dalam perjalanan dinas. Kariernya pun perlahan dibekukan.
Pelajaran Penting
Di masyarakat—terutama di dunia kerja—kita harus paham posisi diri sendiri dan tahu batas wewenang yang dimiliki. Baik terhadap rekan kerja maupun atasan, jangan sembarangan “mengulurkan tangan” ke wilayah orang lain.
Karena akibatnya bisa ganda: membuang waktu sia-sia sekaligus menimbulkan rasa tidak suka dari orang lain.(jhn/yn)


