Demonstran di Inggris: Pemerintah Harus Mendengar Suara Kami

EtIndonesia. Pada Sabtu lalu (13 September), di London, Inggris, pecah aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut pemerintah melindungi kebebasan berpendapat dan menangani masalah imigran ilegal. Berikut laporan langsung dari wartawan NTD.

Demonstran : “Kami adalah Inggris! Katakan bersama, kami adalah Inggris!”

Sebanyak 110 ribu demonstran di Inggris turun ke jalan meski diguyur hujan, memprotes kebijakan pemerintah terkait pengungsi, sensor kebebasan berpendapat, serta tingginya biaya hidup. Sebagian warga bahkan membawa spanduk bertuliskan: “Kebebasan berpendapat tidaklah bebas.”

Massa memenuhi jalanan di tepi selatan Sungai Thames, dari Gedung Parlemen hingga Stasiun Waterloo, membentuk barisan hampir sepanjang satu kilometer.

Mantan marinir Lee Hunt berkata:  “Kami hanya ingin memberitahu pemerintah bahwa kami tidak puas. Maksud saya, mereka tidak mendengarkan suara kami. Mereka terus membiarkan imigran ilegal masuk satu demi satu. Kami tidak menginginkan itu, kami ingin negara ini kembali ke tangan rakyat sendiri. Itu alasannya.”

Aksi protes bertajuk “Unite the Kingdom” (Satukan Kerajaan) ini digagas oleh Tommy Robinson, seorang tokoh sayap kanan berusia 43 tahun. Nama aslinya adalah Stephen Yaxley-Lennon. Ia dikenal sebagai aktivis yang membela kebebasan berpendapat, menentang imigran ilegal, mengkritik media arus utama, dan pernah dipenjara karena pernyataannya.

Bersamaan dengan itu, kelompok oposisi juga menggelar aksi tandingan, meski jumlah pesertanya jauh lebih kecil, sekitar 5.000 orang.

Hingga Agustus lalui, tercatat lebih dari 50 ribu imigran ilegal masuk ke Inggris, memicu kekhawatiran publik soal biaya hidup yang semakin tinggi dan potensi resesi ekonomi.

Hal yang menonjol, di tengah aksi protes kelompok konservatif, ada seorang peserta yang memanjat patung singa sambil mengangkat poster untuk mengenang Charlie Kirk, seorang aktivis Amerika yang dibunuh.

Di beberapa titik, bentrokan terjadi antara polisi dan demonstran. Beberapa orang bahkan ditangkap dan dibawa ke mobil polisi.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine