EtIndonesia. Israel baru-baru ini melancarkan serangan udara ke Qatar yang menewaskan sejumlah petinggi Hamas. Aksi ini memicu kecaman keras dari Qatar dan negara-negara Timur Tengah. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Minggu (14/9) berkunjung ke Israel untuk melakukan mediasi.
Pada Minggu, Rubio bersama istrinya tiba di sebuah bandara dekat Tel Aviv, Israel.
Tak lama kemudian, Rubio bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi situs suci Yahudi, Tembok Barat (Western Wall). Keduanya juga membahas bagaimana menghadapi konflik di tengah rencana Israel mengendalikan Gaza di masa depan.
Dalam kunjungan ini, Rubio akan berdiskusi dengan Israel mengenai dampak serangan udara terhadap tujuan yang sudah ditetapkan Amerika Serikat, termasuk memastikan semua sandera Hamas bisa dibebaskan dengan selamat, melenyapkan kelompok militan, serta mengakhiri perang di Gaza.
Sebelum berangkat, Rubio menyatakan bahwa serangan udara Israel ke Qatar telah mengacaukan negosiasi terkait sandera dan gencatan senjata. Amerika Serikat dan Presiden Trump merasa tidak puas atas hal itu. Namun, ia menegaskan hubungan AS–Israel tidak akan terpengaruh.
Setelah Israel melancarkan serangan udara ke Qatar, pada Jumat lalu Rubio bertemu dengan Perdana Menteri Qatar di Gedung Putih. Pada hari yang sama, Presiden Trump juga mengadakan jamuan makan malam dengan PM Qatar di New York untuk berupaya menstabilkan situasi.
Sumber : NTDTV.com


