4 Prajurit AD AS Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di  Washington

Penyebab kecelakaan masih diselidiki; identitas para prajurit belum diumumkan

EtIndonesia. Empat prajurit operasi khusus Angkatan Darat AS tewas setelah helikopter MH-60 Black Hawk yang mereka tumpangi jatuh saat menjalani misi latihan rutin di negara bagian Washington. Hal demikian dirilis oleh pihak Angkatan Darat AS pada 19 September.

Helikopter yang dimaksud jatuh dekat Joint Base Lewis-McChord (JBLM) sekitar pukul 21.00 waktu setempat pada 17 September, menurut Angkatan Darat AS. 

Keempat prajurit elit tersebut adalah bagian dari 160th Special Operations Aviation Regiment (Airborne), yang dikenal sebagai “Night Stalkers,” yang berbasis di Fort Campbell, Kentucky.

“Hati kami tertuju pada keluarga, teman, dan rekan-rekan para Night Stalkers ini,” kata Letnan Jenderal Jonathan Braga, komandan U.S. Army Special Operations Command, dalam sebuah pernyataan.

 “Mereka adalah prajurit elit yang menjunjung nilai-nilai tertinggi Angkatan Darat dan Operasi Khusus Angkatan Darat, dan pengorbanan mereka tidak akan pernah dilupakan.”

Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan, dan identitas keempat prajurit belum dirilis.

Sekretaris Angkatan Darat Dan Driscoll menyatakan di X bahwa hatinya berat mendengar kabar kecelakaan fatal ini, dan pihak berwenang masih menunggu pembaruan saat upaya evakuasi terus berlangsung.

 “Sambil menunggu informasi lebih lanjut, doa saya menyertai mereka yang terlibat, keluarga mereka, dan seluruh komunitas Night Stalkers, Operasi Khusus, serta JBLM,” kata Driscoll.

 “Saya berterima kasih atas upaya tak kenal lelah dari aparat penegak hukum lokal, petugas tanggap pertama, dan personel khusus dari JBLM dalam proses evakuasi,” tambahnya.

Belum jelas apakah jenazah para prajurit telah berhasil dievakuasi.

 U.S. Army Special Operations Command tidak menanggapi permintaan komentar hingga laporan ini diterbitkan.

Kecelakaan itu memicu kebakaran hutan kecil yang meluas hingga 0,5 hektare pada 19 September pagi. Hal demikian disampaikan oleh Departemen Sumber Daya Alam Washington. Lembaga tersebut mengatakan ada “aktivitas kebakaran yang cukup minimal” sehingga mereka hanya menurunkan satu unit mobil pemadam di lokasi.

Sheriff Thurston County, Derek Sanders, mengatakan pada 18 September bahwa tim penyelamat pertama menemukan lokasi jatuhnya heli di daerah Summit Lake, tetapi tidak dapat melanjutkan upaya penyelamatan karena “lokasi tersebut terbakar dan mulai membuat alas kaki mereka terlalu panas.”

“Ini adalah operasi penyelamatan aktif dengan helikopter Guardian 1 milik King County berada di lokasi; unit penyelamat operasi khusus sedang bergerak,” kata sheriff dalam sebuah pernyataan.

Kantor Sheriff Thurston County, yang berbasis di Olympia, mengatakan dalam pernyataan 18 September bahwa para deputinya telah menemukan “yang diyakini sebagai lokasi kejadian,” dan penyelidikan sedang berlangsung.

“Kami telah diberitahukan bahwa militer kehilangan kontak dengan sebuah helikopter di daerah tersebut, dan kami bekerja sama dengan JBLM untuk mengerahkan sumber daya apa pun yang diperlukan untuk membantu,” bunyi pernyataan itu, merujuk pada singkatan dari Joint Base Lewis-McChord.

Associated Press turut berkontribusi pada laporan ini

Sumber : Theepochtimes.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine