Pesawat Militer Rusia Terlihat di Atas Laut Baltik, Jerman Mengirim Jet untuk Melacaknya – Apa yang Terjadi

EtIndonesia. Dalam pelanggaran lainnya, Jerman pada hari Minggu (21 September) mengatakan bahwa mereka mengirim dua pesawat Eurofighter untuk melacak pesawat militer IL-20M Rusia yang memasuki wilayah udara netral di atas Laut Baltik. Angkatan Udara Jerman kemudian menyerahkan pengawalan tersebut kepada mitra NATO di Swedia.

Insiden yang dilaporkan terjadi dua hari sebelum pertemuan Dewan Atlantik Utara NATO pada hari Selasa untuk membahas pelanggaran Rusia terhadap wilayah udara Estonia, lapor kantor berita Reuters. Tiga jet tempur MiG-31 Rusia dilaporkan memasuki wilayah udara Estonia tanpa izin pada hari Jumat dan berada di sana selama total 12 menit sebelum mereka dipaksa mundur.

“Sekali lagi, pasukan siaga reaksi cepat kami, yang terdiri dari dua pesawat Eurofighter, ditugaskan oleh NATO untuk menyelidiki sebuah pesawat tak dikenal tanpa rencana penerbangan atau kontak radio di wilayah udara internasional. Pesawat itu adalah pesawat pengintai IL-20M Rusia. Setelah identifikasi visual, kami menyerahkan tugas pengawalan pesawat tersebut kepada mitra NATO Swedia kami dan kembali ke Rostock-Laage,” kata Angkatan Udara Jerman dalam sebuah pernyataan.

Pada bulan September, Polandia, pada 9 September, mengonfirmasi bahwa mereka menembak jatuh pesawat nirawak Rusia yang memasuki wilayah udaranya dalam serangan terhadap Ukraina. Ini adalah pertama kalinya sejak dimulainya perang sejak 2022, serangan Rusia dilaporkan di negara-negara NATO yang berbatasan dengan Rusia-Ukraina.

Rumania adalah negara NATO kedua yang melaporkan sebuah pesawat nirawak Rusia telah melanggar wilayah udaranya pada 14 September. Kemudian pada hari Jumat, Estonia meminta konsultasi mendesak dengan anggota NATO lainnya setelah tiga pesawat tempur Rusia memasuki wilayah udaranya “tanpa izin dan tetap di sana selama total 12 menit.”

Menanggapi hal tersebut, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia “sengaja menargetkan” negara-negara NATO. Pada 20 September, Inggris menyatakan bahwa jet tempurnya melakukan misi pertahanan udara NATO di atas Polandia sebagai bagian dari respons sekutu terhadap serangan pesawat nirawak Rusia.

Moskow telah meremehkan insiden-insiden ini dan menyatakan bahwa mereka “tidak berencana untuk menargetkan” fasilitas-fasilitas di Polandia.

Insiden-insiden ini telah menunjukkan perbedaan antara seruan mendesak para pemimpin Eropa untuk bertindak terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin dan tanggapan diam-diam Presiden AS, Donald Trump terhadap seruan-seruan tersebut.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine