Perwira Rusia Berguguran, Tank Hancur Ratusan, Ukraina Tak Terbendung

EtIndonesia. Dalam lima hari terakhir, medan perang Ukraina–Rusia kembali memanas dengan intensitas pertempuran yang meningkat tajam. 

Dari Krimea hingga Donetsk, bahkan sampai ke wilayah perbatasan Rusia di Kursk, pasukan Ukraina melancarkan serangkaian serangan besar yang menimbulkan kerugian signifikan di pihak Rusia.

Serangan Besar di Krimea: Radar dan Helikopter Rusia Dihancurkan

21 September 2025 dini hari, pasukan intelijen Ukraina meluncurkan drone serang Ghost ke wilayah Krimea. Serangan ini berhasil menembus pertahanan udara Rusia dan menghantam pangkalan militer penting.

Hasil awal mencatat:

  • Tiga helikopter Mi-8 Rusia hancur.
  • Sistem radar Nebo-U rusak berat.
  • Ledakan besar terjadi di sekitar Pelabuhan Feodosia dan Danau Chornoklozk, titik pertahanan udara utama Rusia.

Kerugian Rusia diperkirakan mencapai 124 juta dolar AS, meski angka pasti masih menunggu konfirmasi satelit.

Donetsk: 300 Kendaraan Tempur Rusia Dihancurkan

Dalam pidatonya pada 19 September 2025 malam, Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan keberhasilan besar di Front Timur Donetsk.

Pasukan Ukraina diklaim berhasil:

  • Membuka celah di garis pertahanan Rusia sejauh 3–7 km.
  • Membebaskan 7 permukiman dengan luas total 160 km².
  • Menghancurkan sekitar 300 kendaraan lapis baja Rusia, termasuk tank, IFV, APC, dan kendaraan logistik.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim menguasai Muravka dan Sivanivka serta memutus jalur logistik Pokrovsk. Klaim tersebut segera dibantah Ukraina.

Laporan Institute for the Study of War (ISW) menegaskan kerugian Rusia meningkat tajam namun belum ada terobosan strategis berarti.

Mykolaiv: 150 Pasukan Elite Rusia Dimusnahkan

Pertempuran sengit juga berlangsung di Mykolaiv, di mana kota berubah menjadi medan tempur perkotaan.

Menurut intelijen Ukraina:

  • Pasukan khusus Ukraina menewaskan 150 tentara elite Rusia melalui operasi penyergapan.
  • Pertempuran berlangsung berjam-jam dengan kontak jarak dekat hingga perkelahian tangan kosong.
  • Kota mengalami kerusakan parah akibat artileri Rusia, sementara Ukraina memanfaatkan reruntuhan sebagai titik serangan balik.

Kursk: Serangan ke Pusat Logistik Rusia

18 September 2025 malam, pasukan khusus Ukraina melancarkan serangan presisi ke pusat logistik Brigade Marinir ke-810 Rusia di wilayah Kursk.

Akibat serangan ini:

  • Gudang amunisi utama Rusia hancur.
  • Banyak kendaraan transportasi terbakar.
  • Persediaan logistik vital, termasuk bahan bakar dan makanan, musnah.

Serangan ini dipandang strategis karena menghambat operasi Rusia di garis depan.

Kupiansk: Pertahanan Ukraina Tetap Kokoh

Di Kupiansk, wilayah Kharkiv timur, Rusia berusaha mengepung dari tiga arah. Namun, Ukraina terus mempertahankan posisinya.

Kota Kupiansk tercatat beberapa kali berpindah tangan sejak 2022. Saat ini, Ukraina menegaskan Rusia belum mampu merebut kendali penuh.

Zaporizhzhia: Pos Komando Rusia Dilumpuhkan

19 September 2025, Ukraina menggunakan roket HIMARS untuk menghantam pos komando Divisi Lintas Udara ke-7 Rusia di Zaporizhzhia.

Kerugian yang ditimbulkan:

  • 7 perwira Rusia tewas, termasuk dua kolonel.
  • Serangan lanjutan di Voskresehnka menewaskan 18 perwira Rusia akibat kebakaran besar di markas.
  • Drone FPV dan jet Su-27 Ukraina dengan bom GBU-62 menghancurkan depot amunisi, memicu ledakan berantai.

NATO vs Rusia: Krisis Udara di Estonia

19 September 2025, tiga jet tempur MiG-31 Rusia tanpa izin memasuki wilayah udara Estonia selama 12 menit.

  • Estonia segera mengaktifkan mekanisme Pasal 4 NATO untuk konsultasi darurat.
  • PM Estonia menyebut insiden ini sebagai “provokasi paling serius sepanjang tahun.”
  • NATO menegaskan kesiapan meningkatkan kehadiran militer di kawasan Baltik.

Kolaborasi Ukraina–AS: Produksi Drone D4

Kerja sama pertahanan antara Ukraina dan Amerika Serikat semakin erat. Perusahaan ShieldA (AS) dan IronBelly (Ukraina) kini memproduksi drone serang D4 dengan spesifikasi:

  • Sistem navigasi optik otonom.
  • Jangkauan 100 km.
  • Kapasitas muatan 3 kg hulu ledak.
  • Target produksi 1.000 unit per bulan.

Drone ini diharapkan memperkuat serangan jenuh terhadap garis pertahanan Rusia.

Analisis: Titik Balik Baru Perang?

Serangkaian kemenangan Ukraina menunjukkan perubahan besar dalam dinamika perang:

  • Rusia kehilangan ratusan kendaraan tempur dan puluhan perwira.
  • Ukraina mampu menyerang hingga ke wilayah Rusia.
  • NATO semakin terlibat melalui mekanisme pertahanan kolektif.

Meski demikian, perang belum menunjukkan tanda-tanda segera berakhir. Dunia kini menanti apakah perkembangan ini akan membuka jalan menuju perundingan damai, atau justru memicu eskalasi militer lebih luas di Eropa Timur. (***)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine